Mengenal Agama Pemuja Maradona, Iglesia Maradoniana

0
M CumaBerita.com, Jakarta. Sejak tahun 1982, Diego Maradona adalah pengguna kokain. Pada tahun 1991, Maradona gagal dalam tes doping di Italia dan diskors selama 15 bulan. Maradona dinyatakan positif menggunakan narkoba selama Piala Dunia 1994 dan diskors dari turnamen.

Diego Maradona kembali bersama Boca Juniors pada 1995, tetapi gagal dalam tes narkoba dua tahun kemudian sebelum pensiun. Pada tahun 2000, Maradona dirawat di rumah sakit di Uruguay karena masalah jantung dan tes mengungkapkan penggunaan kokain. Diego Maradona kerap dianggap sebagai dewa sepakbola dunia. Segelintir penggemarnya bahkan bertindak lebih jauh dengan mendirikan agama khusus untuk memuja El D10S! Bagi masyarakat Argentina, Maradona adalah pahlawan dan salah satu putra terbaik bangsa. Semasa masih aktif sebagai pesepakbola, Maradona berhasil mengantarkan negaranya meraih juara Piala Dunia 1986. Ketika Maradona meninggal dunia pada Rabu 25 November 2020 malam WIB, rakyat Argentina berduka. Pemerintah negeri Amerika Latin itu langsung mengumumkan hari berkabung nasional selama tiga hari untuk menghormati eks bintang Napoli tersebut. Para pengikut Iglesia Maradoniana menjadi salah satu yang paling terpukul atas kabar meninggalnya Diego Maradona.

Bukan apa-apa, El Pibe de Oro sudah dianggap sebagai Dios (Tuhan) bagi mereka. Iglesia Maradoniana atau Gereja Maradona adalah agama yang didirikan oleh tiga penggemar Maradona, yakni Hector Campomar, Alejandro Veron dan Hernan Amez, di Rosario, Argentina, pada 1998. Mereka menghimpun para fans Maradona untuk berbagi cinta dan kasih sayang kepada idolanya tersebut. Iglesia Maradoniana memiliki sekitar 120 ribu hingga 200 ribu anggota yang terdaftar di lebih dari 130 negara. Setiap pekannya, mereka mengadakan kegiatan pemujaan terhadap Maradona.

Baca Juga: Diego Maradona, Dijuluki Tangan Tuhan Meninggal Dunia

Sama seperti agama pada umumnya, Iglesia Maradoniana turut memiliki doa-doa sendiri dan semuanya berkaitan dengan Diego Maradona. Pengikutnya juga dibaptis sebelum diterima masuk ke dalam jemaah. Tidak hanya itu, Iglesia Maradoniana juga mempunyai hari-hari keagamaannya sendiri. Hari Natal mereka rayakan pada saat ulang tahun Maradona tanggal 30 Oktober, sementara Paskah pada 22 Juni, hari saat El D10S mencetak dua gol ke gawang Inggris di Piala Dunia 1986. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply