Permohonan Praperadilan Rizieq Shihab Gugur

0
P CumaBerita.com, Jakarta. Terdakwa Rizieq Shihab membeberkan lima alasan terkait protesnya, menolak sidang secara online. Menurut pandangan Rizieq Shihab, sidang tersebut dapat dilakukan secara tatap muka karena merupakan haknya sebagai terdakwa dengan protokol kesehatan.

Alasannya karena ini merupakan hak Rizieq Shihab sebagai hak terdakwa untuk hadir di ruang sidang dan kalau menyangkut alasan Covid-19 ada prokes yang bisa Rizieq Shihab ikuti. Rizieq Shihab kemudian menyinggung jumlah jaksa dan pengacara yang bisa hadir di rumag sidang. Padahal jumlah mereka diketahui cukup banyak. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggugurkan permohonan praperadilan yang diajukan oleh mantan pimpinan FPI Rizieq Shihab atas tindakan hukum polisi yang menjerat dirinya sebagai tersangka dalam kasus kerumunan. Hakim tunggal menilai bahwa permohonan tak bisa dilanjutkan lantaran sidang untuk perkara pokok dalam objek gugatan itu telah disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Selasa 16 Maret 2021. Hakim praperadilan berpendapat bahwa permohonan praperadilan yang diajukan pemohon haruslah dinyatakan gugur.

Pengadilan mengacu pada ketentuan Pasal 82 ayat 1 huruf d tahun 1982 KUHAP. Dalam beleid itu, disebutkan bahwa gugatan praperadilan dapat dinyatakan gugur secara hukum jika sidang pokok perkara telah dimulai. Sidang perkara pokok Rizieq pada Selasa 16 Maret 2021 juga telah berlangsung lantaran Majelis Hakim telah membuka persidangan. Diketahui, sidang pidana kasus kerumunan Rizieq di Petamburan itu ditunda hingga Jumat 19 Maret 2021 lantaran banyak hambatan seperti kendala sistem suara dan gambar yang tidak jelas. Praperadilan ini merupakan gugatan kedua setelah sebelumnya ditolak majelis hakim.

Baca Juga: Rencana Demo Buruh Minta THR 100% Tidak Dicicil

Dalam gugatannya kali ini, tim kuasa Rizieq mempertanyakan objek penangkapan dan penahanan. Perkara teregister dengan nomor 11/Pid.Pra/2021/PN.Jkt.Sel. Pihak termohon adalah Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya. Dalam persidangan, Rizieq Shihab melalui kuasa hukum mempertanyakan alat bukti polisi yang dinilainya minim hingga prosedur pemanggilan yang dianggap mereka cacat prosedur. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply