Kronologi Perawat RS Diminta Sujud Lalu Ditendang Keluarga Pasien

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Kejadian penganiayaan terjadi di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang. Penganiayaan terhadap seorang perawat, Christina Remauli (27) yang videonya kemudian beredar di media sosial. Penganiaya perawat tersebut sempat mengaku sebagai polisi. Direktur Keperawatan Rumah Sakit Siloam Sriwijaya mengatakan Christina mengalami memar di perut dan wajah akibat kejadian itu.

Peristiwa itu awalnya terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu anak pelaku dirawat di lokasi kejadian. Karena sudah diperbolehkan pulang, korban mencabut selang infus. Dikarenakan pasien merupakan anak pelaku dan masih berusia dua tahun, sedang aktif-aktifnya, perawat berhati-hati untuk mencabut selang infus. Namun, hal yang tak diinginkan terjadi. Saat itu ibu pasien menggendong pasien hingga tangan pasien mengeluarkan darah. Melihat itu, perawat langsung mengganti plester yang berdarah, sembari menghentikan darah di tangan pasien. Saat kejadian pelaku tidak berada di lokasi. Sekitar pukul 14.00 WIB, pelaku datang dan memanggil perawat tersebut. Sang istri kemungkinan menceritakan kejadian tersebut kepada pelaku. Selanjutnya, pelaku juga memaksa korban bersujud meminta maaf. Di saat yang bersamaan pelaku juga menendang perut korban. Pelaku juga memaksa perawat bersujud meminta maaf, di saat itu juga dia menendang perut perawat.

Melihat kejadian tersebut perawat lain sempat menghalangi dan melerai, namun pelaku justru menarik rambut korban. Hingga petugas keamanan RS pun berdatangan dan mengamankan korban karena terluka dan memar. Pelaku yang merupakan orang tua pasien itu sempat mengaku sebagai anggota polisi. Atas kejadian itu, korban mengalami memar di mata kiri, bengkak di bibir, dan sakit pada perut.

Korban lalu melapor ke Polrestabes Palembang dan diterima kepolisian dengan Nomor: LP/682/IV/2021/SPKT/Polrestabes Palembang/PoldaSumsel. Video penganiayaan terhadap perawat perempuan RS Siloam Palembang viral di media sosial (medsos). Suasana mencekam begitu terasa saat sejumlah perawat dan sekuriti RS mencoba menyelamatkan perawat tersebut. Terlihat pria berbaju merah dan topi putih menjambak korban yang hendak dibawa keluar dari ruang perawatan.

Baca Juga: Harga Mitsubishi Outlander PHEV Dikorting Rp 400 Jutaan

Sontak tindakan pelaku membuat ketiga perawat tersebut histeris ketakutan karena mereka dilarang keluar dari ruangan tersebut. Sementara itu, di depan pintu tampak petugas keamanan bersama perawat perempuan lainnya menyaksikan peristiwa tersebut. Terdengar suara perempuan yang ketakutan mengucap istigfar saat melihat korban ditarik pelaku secara kasar. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply