Kenali Gejala COVID-19 Varian Baru Paling Dominan, Bukan Demam!

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Varian virus Corona apapun yang kemudian nanti dirilis, kuncinya sebenarnya sederhana, masker. PR-nya kita sudah tahu, itu masker 2 lapis punya proteksi 90 persen which is lebih bagus, lebih tinggi daripada hanya 1 (lapis masker. Beragam varian virus Corona terus bermunculan. Di antaranya, varian Delta atau yang sebelumnya disebut varian B1617.2 dan pertama kali ditemukan di India.

Sejumlah pihak khawatir, varian Delta menular lebih cepat sehingga gejala COVID-19 varian baru ini penting untuk dikenali. Mengingat, Indonesia kini tengah menghadapi lonjakan kasus COVID-19. Dokter spesialis penyakit dalam menyebut, varian Delta memunculkan sejumlah gejala yang sedikit berbeda dari varian-varian yang sudah ada sebelumnya. Di awal pandemi, gejala paling dominan adalah demam. Namun seiring ditemukannya varian baru termasuk Delta, gejala pada pasien COVID-19 cenderung mengalami perubahan. Varian Delta memunculkan gejala yang sedikit berbeda. Di tahun lalu sampai awal tahun ini lebih identik dengan demam. Tapi sekarang ini lebih identik dengan sakit tenggorokan di awal (infeksi), kemudian hilang penciuman. Gejela yang sering dirasakan penderita Covid-19 adalah hilangnya indra penciuman. Cara mengembalikan indra penciuman bisa konsumsi bumbu dapur. Gejala hilangnya indra penciuman pada penderita Covid-19 biasa juga dikenal dengan istilah Anosmia.

Gejala ini umum sekali ditemui karena terjadinya infeksi pada sistem pernapasan. Hal ini membuat orang-orang tidak bisa mencium atau mengenali aroma, bahkan yang menyengat. Saat indra penciuman hilang, sebaiknya jangan panik. Karena, kamu bisa memulihkannya dengan menggunakan bahan alami seperti bumbu dapur yang mudah ditemui di rumah. Kemampuan itu beberapa hari akan terganggu. Gejala COVID varian baru yang perlu diwaspadai adalah nafas menjadi berat. Pada kondisi seperti ini, pasien membutuhkan tenaga besar untuk menarik nafas.

Baca Juga: Tampang Pengemudi Pajero Aniaya Sopir Ditangkap Polisi

Nafas itu menjadi berat, maka itu salah satu parameter yang paling sederhana yang kita bisa (simpulkan) perlu di-rontgen. Tapi terutama, perlu pertolongan dari tenaga kesehatan. Sebisa mungkin teman-teman yang isolasi mandiri jangan isolasi tanpa pengawasan. Cara paling efektif untuk menghadapi munculnya varian-varian baru Corona adalah menggunakan masker. Masker adalah kunci untuk meminimalkan kebutuhan akan pertolongan dokter dan layanan rumah sakit akibat gejala COVID varian baru, terlebih yang sedang hingga berat. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply