Foto Kronologi Penyebab Dokter Andra Meninggal Dunia Saat Magang Internship

0
F CumaBerita.com, Jakarta. Salah seorang dokter muda, Dionisius Giri Samudra yang tengah menjalani program magang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cendrawasih, Dobo meninggal dunia tepat sehari sebelum Hari Kesehatan Nasional pada 12 November 2015. Dionisius Giri Samudra meninggal setelah mengalami demam tinggi dan bintik merah usai datang dari Jakarta.

Di daerah terpencil Dionisius Giri Samudra tak tertolong karena fasilitasnya di daerah tersebut fasilitasnya tak memadai. Karena terkendala dengan alat transportasi yang sulit didapatkan hingga akhirnya nyawa dokter Andra tak tertolong. Dionisius Giri Samudra mengembuskan napas terakhir pukul 18.18 WIT di RSUD Cendrawasih.

Dionisius Giri Samudra, dokter muda yang sedang bertugas di Kepulauan Aru, Maluku meninggal dunia di RSUD Bumi Cendrawasih, Dobo, Kepulauan Aru. Diduga dokter Andra meninggal karena penyajit Ensefalitis. Ensefalitis adalah peradangan otak. Gejalanya termasuk demam tinggi, sakit kepala, muntah-muntah, dan pada kasus yang parah, kejang-kejang, lumpuh dan koma. Penyakit ini dapat berujung pada kerusakan otak.

Baca Juga: Video Pernyataan Ustadz Maulana Menyesatkan di Trans TV Islam Itu Indah

Anak-anak dan lanjut usia terutama berisiko terkena jenis ensefalitis yang paling parah. Hampir 60 persen kasus yang ditemukan dianggap fatal. Seringkali radang disebabkan oleh virus, namun ada juga kasus langka yang diakibatkan bakteri. Beberapa jenis virus dapat menimbulkan ensefalitis, termasuk rabies, flu, campak, herpes dan ensefalitis akibat caplak. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply