Kenali Prioritas Konvoi Kendaraan VVIP Presiden atau Wakil Presiden

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Pengendara yang menghalangi rombongan konvoi kendaraan VVIP Presiden atau Wakil Presiden bisa saja dikenakan penegakan hukum. Sebab bisa dianggap mengancam keselamatan Presiden atau Wakil Presiden jika masuk konvoi kendaraan VVIP.

Dari prioritas tersebut harus hati-hati. Ada beberapa prioritas yang bisa ada penegakan, yaitu rombongan presiden dan tamu negara. Di mana Presiden, Wapres itu ada unsur pengamanan yang namanya Paspampres. Dan Paspampres bisa melakukan pelumpuhan, penegakan di tempat. Itu dilindungi oleh hukum. Kalau prioritas lain itu hanya penegakan hukum. Seperti pemadam kebakaran, ambulans, mobil evakuasi, jenazah itu paling penegakan hukum (tilang). Tapi kalau Presiden, simbol negara ada penegakan seperti pelumpuhan. Karena bisa dipersepsikan mengancam keselamatan Presiden.

Diatur dalam Pasal 134 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, ada tujuh kendaraan yang perlu diprioritaskan di jalan.

Di antaranya adalah:
a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
b. Ambulans yang mengangkut orang sakit;
c. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
d. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
f. Iring-iringan pengantar jenazah; dan
g. Konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Bahaya multitasking saat berkendara
Mengemudi butuh konsentrasi, jika melakukan kegiatan lain berbarengan seperti menggunakan handphone maka bisa mengganggu sistem motorik. Selain nalar, emosi, motorik terpakai semua. Ketika motorik kita terganggu karena konsentrasi kita ke sana maka konsentrasi mengemudi kita terganggu.

Baca Juga: Daftar 10 Wanita Tercantik di Dunia 2021

Mengemudi sambil bermain HP melebihi bahaya mengemudi mengantuk atau mabuk. Ini melebihi bahayanya mengemudi ngantuk atau mabuk, sama dengan bunuh diri namanya. Fokus pengemudi ketika bermain HP berkurang 40%, artinya kecepatan rendah sekalipun pengemudi akan terlambat berpikir dan bereaksi. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply