Video Detik-detik Gempa Bumi 6,2 SR di Pasaman Sumatera Barat

0
V CumaBerita.com, Jakarta. Seorang warga yang tinggal di Kawasan Gombak, Negara Bagian Selangor, Hiro Hizam, mengatakan dirinya juga merasakan gempa. Gempa bumi di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, Jumat 25 Februari 2022, pada pukul 08:35:51 WIB dengan kedalaman 10 kilometer dirasakan warga di Semenanjung Malaysia.

Warga Malaysia bernama Danial Abu Bakar mengatakan gempa juga dirasakan di kawasan Klang dan Kampung Melayu, Sungai Buloh, Negara Bagian Selangor. Gempa juga dirasakan sejumlah warga yang tinggal di Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur. Warga Indonesia yang tinggal di Bistari Condominium Jalan Putra Kuala Lumpur juga merasakan gempa tersebut. Kantor Meteorologi Malaysia Kementerian Alam Sekitar dan Air dalam pernyataannya menyatakan gempa bumi kuat terjadi di utara Sumatra, Indonesia. Gempa bumi kuat bermagnitudo 6.1 telah terjadi di utara Sumatra, Indonesia pada pukul 09:39 pagi, 25 Februari 2022. Pusat gempa bumi tersebut terletak 0.2° Utara dan 100.0° Timur dengan kedalaman 10 kilometer, 76 kilometer Barat Laut dari Payakumbuh, Indonesia. Tidak ada ancaman tsunami kepada Malaysia.

Gempa dirasakan di bagian Barat Semenanjung terutama di Selangor, Perak, Negeri Sembilan, Melaka dan Johor. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan total korban meninggal akibat gempa bumi 6,2 magnitudo di Pasaman Barat, Sumatera Barat menjadi tujuh orang. Sebelumnya, dikabarkan korban meninggal sebanyak enam orang.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB jumlah tersebut masih merupakan data sementara. Pihaknya, akan terus memutakhirkan data. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB menginformasikan pada pukul 16.30 WIB jumlah korban meninggal teridentifikasi tiga orang di Kabupaten Pasaman Barat dan empat di Kabupaten Kabupaten Pasaman. Sementara itu total korban luka-luka mencapai 85 orang.

Rinciannya, 10 orang luka berat dan 50 orang luka ringan di Pasaman Barat serta 25 orang di Pasaman.  Gempa itu juga menyebabkan warga harus mengungsi. Hingga kini, sebanyak 5.000 warga mengungsi di 35 titik. Sebaran titik pengungsian di Kecamatan Talamau, Kecamatan Pasaman dan Kinali. Petugas di lapangan masih mendata warga yang mengungsi.

Baca Juga: Bansos PKH Sudah Cair! cekbansos.kemensos.go.id Hari Ini

Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, para personel organisasi maupun relawan dan warga masih memfokuskan pada pencarian, penyelamatan dan evakuasi serta pelayanan kepada warga terdampak. Pascagempa magnitudo 6,1, Pusdalops BNPB menerima laporan kejadian dua gempa susulan yang cukup signifikan dengan magnitudo 5,0 pada pukul 11.02 WIB dan gempa magnitudo 5,1 pukul 11.06 WIB. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply