Sosok Pendeta Murtad Minta Hapus 300 Ayat Alquran Dikecam Kemenag dan MUI

0
S CumaBerita.com, Jakarta. Dalam sebuah video yang beredar, terlihat Pendeta bernama Saifuddin Ibrahim mengimbau Menteri Agama agar tak perlu takut terhadap protes rakyat. Imbauan tersebut merujuk pada kontroversi aturan spiker masjid yang dikeluarkan Kemenag beberapa waktu lalu.

Seorang pendeta meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat Alquran. Permintaan itu dilakukan lantaran menurutnya 300 ayat dalam kitab suci umat Islam itu mengajarkan paham radikal. Awal permintaan penghapusan 300 ayat Alquran, hal tersebut sudah biasa terjadi, bahkan sejak zaman Rasulullah dahulu. Namun, ia mengatakan, pada kenyataannya hingga kini Al Qur’an masih tetap utuh dan tidak berubah. Hal itu dikarenakan intoleransi yang disebut-sebut pendeta Saifuddin itu tidak pernah ada dalam sejarah Islam. Pernyataan Saifudin tersebut hanya menggeneralisir pesantren yang ada di Indonesia. Apalagi, pendeta Saifuddin mengaku dirinya merupakan mantan pengajar di Pondok Pesantren Al-Zaytun.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis mendesak agar pendeta Saifudin perlu diperiksa zahir batinnya. Menurutnya, hal itu dilakukan agar toleransi di Indonesia tetap terjaga. Sebelumnya, di dalam video, Saifudin menilai Yaqut mestinya tak hanya mengatur soal masalah adzan, tetapi juga menghapus 300 ayat Al Qur’an yang menurutnya menyebabkan kurikulum di pesantren mengajarkan paham radikalisme.

Saifudin dalam sebuah video juga menyebutkan bahwa pesantren di Indonesia cenderung melahirkan para teroris. pendeta Saifuddin meminta agar seluruh kurikulum dalam pesantren diubah sepenuhnya. Terkait hal itu,  Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai pernyataan Pendeta Saifuddin Ibrahim yang meminta agar 300 ayat dalam Aquran disebut sebagai penistaan terhadap Islam.

Baca Juga: Harga dan Spesifikasi Honda Genio Terbaru 2022

Mahfud mengatakan dalam ajaran pokok Islam, Alquran terdiri dari 6.666 ayat. Karena itu, pernyataan Pendeta Saifuddin yang meminta agar 300 ayat Alquran dihapus menyimpang dari ajaran pokok. Atas dasar itu Mahfud meminta polisi untuk segera memeriksa pendeta Saifuddin. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply