Hasil Perhitungan Suara Pilkada Surabaya, Ponorogo, Sragen 2015

0
H CumaBerita.com, Jakarta. Ratusan demonstran yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Demokrasi (MPD) sebelumnya berunjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo, Jawa Timur. Mereka menolak hasil sementara rekapitulasi suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2015. Karena penghitungan lembaga penyelenggara pemilu itu dinilai tidak akurat dan menyesatkan.

Aksi massa yang melibatkan ratusan warga diduga pendukung salah satu kubu pasangan calon bupati dan wakil bupati peserta Pilkada Kabupaten Ponorogo 2015 itu sempat memanas. Menumpang puluhan motor serta kendataan roda empat, mereka berangkat dari depan Kantor DPRD Ponorogo kemudian dilanjutkan longmarch ke Kantor KPU dan Panwaskab Ponorogo. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sragen digugat senilai Rp3 miliar oleh Camat Sambirejo Suhariyanto.

Panwaslu dituding bertindak melebihi kewenangannya karena menyita ratusan sembako dan mobil pikap dari halaman Kantor Kecamatan Sambirejo. Sidang perdana gugatan perdata kasus tersebut dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Sragen, Rabu 16 Desember 2015. Panitia pemilihan suara (PPS) di 208 desa dan kelurahan juga sudah terbentuk. Masing-masing desa/kelurahan diampu tiga personel PPS.

Baca Juga: Foto Profil Biodata Arumi Bachsin Menang di Hasil Pilkada Trenggalek 2015

Sebelumnya, KPU telah melayangkan surat kepada pemerintah desa/kelurahan untuk mengajukan sedikitnya enam nama. Surat dilayangkan melalui camat di masing-masing wilayah. Dari enam orang yang diusulkan, KPU mengerucutkan menjadi tiga orang. Rencananya, KPU Sragen menggelar launching jingle Pilkada Sragen 2015. Sementara untuk final lomba maskot telah berlangsung. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply