Harga BBM Premium Subsidi Turun Terbaru per Januari 2016

0
H CumaBerita.com, Jakarta. Sebelumnya pemerintah pernah menurunkan harga solar bersubsidi sebesar Rp200 per liter menjadi Rp 6.700 per liter. Sementara harga bahan bakar minyak (BBM) penugasan jenis premium dinyatakan tidak berubah. Ketetapan ini merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi jilid III, yang salah satunya fokus pada menekan biaya ekonomi masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah memperkirakan bisa meraup dana ketahanan energi sekitar Rp 15 hingga Rp 16 triliun per tahun. Itu dipungut dari penjualan premium sebesar Rp 200 per liter dan Solar Rp 300 per liter. Rencananya harga BBM bersubsidi jenis solar dan premium per 1 Januari 2016 berpotensi turun seiring dengan harga minyak dunia yang anjlok.

Pemerintah telah memiliki sejumlah parameter tertentu untuk menghitung harga solar bersubsidi dan premium. Badan usaha milik negara (BUMN) sektor migas masih menanggung kerugian dari bisnis premium tahun ini. Kerugian awalnya berjumlah Rp14 triliun, namun saat ini tingkat kerugian hanya tersisa Rp12 triliun. Kerugian riil dari bisnis solar bersubsidi dan Premium bakal diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca Juga: Foto Penyebab Sarjana Bunuh Gantung Diri di Jembatan Ampera Palembang

Pemerintah memutuskan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi dan Premium per 1 Oktober hingga 31 Desember 2015 tidak mengalami perubahan, kendati harga minyak dunia terus merosot. Harga jual Premium seharusnya mengalami sedikit kenaikan karena melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Namun, pemerintah memutuskan tidak ada perubahan harga. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply