Foto Kronologi Brigadir Petrus Pelaku Polisi Mutilasi Anak di Kalimantan Barat

0
F CumaBerita.com, Jakarta. Gejala skizofrenia diidap oleh seorang polisi, Brigadir Petrus sejak berusia 4 tahun. Kejadian menghebohkan terjadi pada hari Jumat 26 Februari 2016 dini hari sekitar pukul 00.15 di rumah dinas asrama Polres Melawi. Tepatnya di gang Darul Falah Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Berawal saat suasana di sebuah rumah di Gang Darul Falah, Asrama Polres Melawi, Pontianak, Kalimantan Barat, mencekam.

Pukul 00.15 WIB di saat warga yang lain tertidur, seorang wanita berinisial W berusaha menyelamatkan diri dari rumah itu. Sang suami, Brigadir Petrus Bakus anggota Satuan Intelkam Polres Melawi baru saja membunuh dan memutilasi kedua anak kandungnya yang masih berusia 3 dan 5 tahun.

W menggedor pintu rumah dinas Brigadir Sukadi, anggota Satuan Intelkam Polres Melawi yang berada di sebelah untuk meminta pertolongan. Brigadir Sukadi terbangun, membuka pintu rumah dan mengamankan W ke rumah. Melihat pelaku, Brigadir Petrus sedang duduk bersama Brigadir Sukadi.

Baca Juga: Rio Haryanto Tembus 5 Pebalap Tercepat pada Sesi Tes Pertama

Kemudian Kasat Intelkam Polres Melawi menanyakan apa yang terjadi dan Brigadir Petrus mengaku telah membunuh buah hatinya. Brigadir Petrus diduga mengidap schizophrenia. Hingga saat ini, kasus ini masih terus didalami. Dua anak Brigadir Petrus yang menjadi korban adalah Fen 4 tahun dan Amo 3 tahun. Keduanya adalah anak kandung Brigadir Petrus dan Windri. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply