Cara Unik Nikmati Gerhana Matahari Total selain Gunakan Kacamata Hitam

0
C CumaBerita.com, Jakarta. Gerhana Matahari Total (GMT) menjadi fenomena langka yang ditunggu masyarakat dunia. Keindahan langit saat piringan matahari tertutup bulan ini menjadi peristiwa yang seakan tidak boleh dilewatkan. Memang melihat Gerhana Matahari Total tidak akan membuat mata menjadi buta. Namun paparan cahaya matahari dengan intensitas tinggi akan merusak lapisan retina.

Menggunakan kacamata Gerhana Matahari Total merupakan cara paling aman menyaksikan peristiwa langit itu. Kacamata GMT adalah kacamata khusus yang dilengkapi filter Neutral Density 5. Kacamata ini berfungsi mereduksi pancaran sinar matahari hingga 100.000 kali sinar matahari. Selain menggunakan kacamata GMT, masyarakat juga bisa menggunakan disket, kacamata hitam, foto rongen, hingga air yang ditampung di dalam bak.

Masyarakat boleh melepas kacamata untuk melihat korona matahari secara sempurna. Namun, saat peralihan gerhana matahari total menuju sebagian, kacamata harus digunakan kembali. Sebenarnya ada berbagai metode dan cara unik. Masyarakat tak melulu harus menggunakan kacamata gerhana atau teleskop berfilter tapi juga bisa menggunakan metode pin hole atau metode jarum.

Baca Juga: Foto Profil Cita Citata dan Ifan Seventeen Resmi Pacaran

Metode lubang jarum adalah solusi mudah bagi masyarakat agar dapat menikmati peristiwa tertutupnya piringan matahari oleh bulan dengan aman dan ekonomis. Langkah pertama membuat pin hole dengan melubangi salah satu sisi kardus. Kemudian setiap sisi ditempeli alumunium foi dengan double tape atau isolasi. Setelah itu, tusuk kertas alumunium foil dengan jarum. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply