Penyebab Tewasnya Terduga Teroris Siyono Usai Ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri

0
P CumaBerita.com, Jakarta. Nama Siyono merupakan teroris dari kelompok Neo Jamaah Islamiyah (Neo JI). Siyono dijemput petugas Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror 88 pada hari Selasa 8 Maret 2016. Dua hari kemudian dilakukan penggeledahan rumah Marso Diyono yang dijadikan sekolah Rouddatul Athfal Terpadu (RAT) Amanah Ummah. Penjemputan petugas Densus 88 Anti Teror itu, ternyata hari terakhir pertemuan Marso dengan putranya.

Kabar meninggalnya Siyono, suami Sri Muryani diterima dari Wagiyono. Ia anak sulung Marso Diyono, atau kakak kandung Siyono. Dia kebetulan menjabat Ketua RT 11, RW 05, Dukung Brengkungan, Desa Pogung. Wagiyono memberi kabar ihwal kematian Siyono lewat telepon genggam.

Polri memberi penjelasan terkait kematian Siyono. Fakta berdasarkan dari pengembangan tersangka AW. Bahwa AW diperintah SY (Siyono) untuk melakukan gerakan. Kelompok SY tahun 2014 pernah ditangkap 9 orang. Tahun 2015 ditangkap 4 orang. JI ini terkait bom Bali bahkan saat itu disita puluhan senjata api dan granat.

Baca Juga: Foto Pernikahan Julia Perez dan Gaston Castano Terungkap Setelah Dua Tahun

Dari keterangan AW, SY memerintahkan kepada AW untuk menyerahkan senjata api 2 pucuk, 400 butir peluru dan beberapa granat. Dari kesaksian AW, SY diketahui menyembunyikan 4 senjata api jenis M16, 10 pucuk senjata laras pendek dan sejumlah granat. Anggota Densus membawa SY menggunakan mobil untuk pengembangan atau mencari senjata yang dimaksud. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply