Hasil Gubernur Ahok Diperiksa KPK Kasus Korupsi Sumber Waras dan Ketua BPK

0
H CumaBerita.com, Jakarta. Masyarakat dan aktifis anti korupsi sudah sangat mengetahui dengan jelas. Bahwa dalam kasus pembelian tanah Yayasan Sumber Waras terdapat dugaan praktik korupsi yang menyebabkan kerugian negara Rp 191 miliar. KPK harus membuka mata karena desakan dari berbagai element masyarakat anti korupsi dalam kasus korupsi Sumber Waras harus ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum. KPK akan memanggil dan memeriksa Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama, (Ahok).

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku siap untuk memberikan keterangan kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi pembelian lahan di RS Sumber Waras. Ahok juga mengaku tidak memiliki persiapan khusus untuk menjawab pertanyaan yang akan dilontarkan penyidik KPK kepada dirinya.

Ahok mengaku, dirinya hanya mempersiapkan data yang sama ketika dirinya diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Bahkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menantang Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) untuk menemukan kesalahannya dalam pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.

Baca Juga: Foto Pevita Pearce Jalani Operasi Tumor Payudara

BPK dituding penipu dalam membuat Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dalam pembelian lahan RS Sumber Waras. Ahok menduga BPK melihat lahan RS Sumber Waras ini hanya satu sertifikat. Padahal faktanya ada dua sertifikat. Sertifikat milik yayasan yang dibuat pad 1985 dan satu lagi dibuat zaman tiongkok dulu. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply