Video Foto Pembebasan WNI Sandera Abu Sayyaf Tanpa Korban Jiwa

0
V CumaBerita.com, Jakarta. Penyandera kelompok Abu Sayyaf sebelumnya meminta uang tebusan sebesar 50 juta peso atau setara 1 juta dolar AS. Kelompok Abu Sayyaf hampir tidak mungkin melepas tawanan kecuali tebusan telah dibayar. Hal itu disebut oleh sejumlah otoritas di Filipina bahwa sangat tidak bisa dipercaya bahwa tebusan tidak dibayar dan 10 sandera itu bisa bebas.

Namun dengan komunikasi yang intens serta kekuatan diplomasi sebagai cara pemerintah Indonesia untuk membebaskan 10 anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia dari cengkeraman kelompok Abu Sayyaf. Bahkan disebutkan pada media itu bahwa seorang sumber menegaskan bahwa uang tebusan telah dibayarkan. Juru bicara Komando Militer wilayah Barat Mindanao menyebut laporan intelijen bahwa 10 WNI itu dilepaskan Abu Sayyaf.

Para 10 sandera dibawa dari hutan di Sulu dan di drop di depan rumah Gubernur Sulu. Seorang prajurit mengatakan dia tidak tahu apakah tebusan telah dibayar atau tidak. Tapi dia mengatakan sangat sulit dipercaya apabila Abu Sayyaf membebaskan sandera tanpa menerima uang tebusan.

Baca Juga: Foto Gambar Uang Pecahan Kertas 200.000 Beredar di Indonesia

Spekulasi mengenai uang tebusan itu dibantah oleh salah satu negosiator dari RI yaitu Mayjen Purn Kivlan Zen. Dia mengatakan bahwa pembebaskan 10 WNI adalah murni negosiasi. Pemerintah hanya menyebut bahwa upaya pembebasan ini melibatkan banyak pihak. 10 WNI itu tiba di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada hari Minggu 1 Mei 2016 pukul 23.30 WIB. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply