Video Penyebab Kondisi Pesawat Turbulensi Adalah di Awan

0
V CumaBerita.com, Jakarta. Turbulensi terjadi karena aliran udara yang berbeda arah dan atau berbeda kecepatan. Saat pesawat melewati aliran udara yang sangat cepat, itu bisa membuat pesawat terpental dan keluar dari jalurnya. Itulah yang membuat penumpang merasakan goncangan saat peristiwa ini terjadi. Pegunungan merupakan salah satu tempat dimana turbulensi kerap terjadi. Angin bergerak dengan kecepatan tinggi menyusuri permukaan pegunungan.

Aliran yang deras tersebut bisa menyebabkan turbulensi jika ada pesawat lewat di dekatnya. Seorang pilot tentu tahu definisi turbulensi pesawat. Penumpang juga sepatutnya tahu meskipun belum pernah mengalaminya sama sekali. Fenomena ini seringkali tidak bisa dihindari dan bisa berbahaya bagi penumpang. Sebabnya adalah turbulensi bisa menyebabkan goncangan keras di dalam pesawat.

Karena turbulensi terjadi akibat aliran udara, sistem radar konvensional tidak mampu mendeteksinya. Namun ada teknologi terbaru yang disebut LIDAR bisa mengatasi masalah ini. Perangkat ini umumnya diletakkan di moncong pesawat, berfungsi untuk mendeteksi pergerakan partikel debu di atmosfer.

Baca Juga: Daftar Top Skor Pencetak Gol Terbanyak Liga Spanyol 2016

Menggabungkan fungsi radar dan laser, alat ini mampu memberikan sinyal ke pesawat jika ada aliran angin kencang di sekitar. Pesawat jet di umumnya disarankan terbang lebih tinggi karena semakin tinggi jalur yang dilalui, gangguan akan semakin berkurang. Yang tidak disarankan adalah melaju di di antara troposfer dan stratosfer, karena area ini rawan fenomena turbulensi. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply