Foto Gambar Apa Itu Ritual Tumpek Landep di Museum Neka Ubud Bali

0
F CumaBerita.com, Jakarta. Umat Hindu Dharma di Bali beberapa saat yang lalu menggelar Tumpek Landep. Ritual persembahan khusus untuk semua jenis benda yang terbuat dari bahan besi, logam, emas seperti keris dan senjata pusaka. Kegiatan ritual itu menggunakan kelengkapan sarana banten, rangkaian janur kombinasi bunga dan buah-buahan dipersembahkan untuk berbagai jenis alat produksi dan aset dari bahan besi, tembaga maupun emas.

Selain keris dan senjata pusaka berbagai jenis mesin produksi, kendaraan, sepeda motor dan alat teknologi lainnya termasuk telepon seluler dan komputer juga mendapat persembahan. Hal itu dimaksudkan agar alat teknologi yang membantu memberikan kemudahan dimanfaatkan dan difungsinya dengan baik, bukan justru untuk melakukan kejahatan pada orang lain.

Ritual itu dilakukan di setiap rumah atau kantor atau perusahaan sesuai kemampuan mulai dari pagi hingga malam hari untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam manifestasinya sebagai Dewa Senjata. Tumpek Landep berlangsung setiap 210 hari sekali. Semua yang terbuat dari besi dan tembaga, termasuk mobil dan sepeda motor yang lalu-lalang di jalan raya.

Baca Juga: Foto Profil Biografi Diaz Hendropriyono Twitter Jadi Staf Khusus Kepresidenan Jokowi 2016

Pada hari Tumpek Landep diisi sesajen dan hiasan khusus dari janur yang disebut ceniga, sampian gangtung, dan tamiang. Semua itu merupakan wujud puji syukur orang Bali kepada Tuhan yang telah memberikan pengetahuan dan kemampuan merancang teknologi canggih hingga tercipta benda-benda yang dapat mempermudah manusia dalam kehidupan sehari-hari. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply