Rekonstruksi Rekayasa Dimas Kanjeng di Padepokan Abdul Gani Dihabisi di Ruang Tamu Asrama

0
R CumaBerita.com, Jakarta. Hingga saat ini pihak kepolisian terus menelusuri kasus dugaan penipuan yang diduga dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Polisi akan menyita sejumlah aset Dimas Kanjeng. Penyidik Bareskrim juga diturunkan ke lokasi untuk menyelidiki kasus penipuan. Sementara penyidik Polda Jatim melakukan rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan di Padepokan itu.

Polisi juga menghadirkan pihak Bank Indonesia untuk mendalami keaslian uang. Sejauh ini ada empat laporan yang masuk ke polisi terkait dugaan penipuan. Satu laporan di Bareskrim dengan nilai kerugian mencapai Rp 25 miliar. Sementara tiga laporan lainnya ditangani Polda Jatim. Yaitu laporan kerugian Rp 830 juta, Rp 1,5 miliar dan Rp 200 miliar. Satu per satu rekayasa Dimas Kanjeng Taat Abadi terbongkar.

Kesaktian tersangka pembunuhan dan penipuan itu ternyata palsu belaka. Untuk mendapatkan simpati, Dimas Kanjeng mengirim uang 2 koper ke rumah Marwah Dauh Ibrahim, pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang saat ini menjadi ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng.

Baca Juga: Foto Pernikahan Asty Ananta dengan Seorang Lelaki Berdarah Tionghoa di Bali

Uang tersebut diklaim muncul secara gaib di rumah Marwah pada malam hari. Padahal bukan datang secara ghaib melainkan diantar secara sembunyi-sembunyi. Rekonstruksi pembunuhan dua pengikut terus berlangsung. Detik-detik pembunuhan Abdul Gani direka ulang pada adegan 26. Rekonstruksi masih berlangsung dan rencananya akan dilakukan lebih 70 adegan. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply