Foto Kronologi Banjir Bandung Akibat Konversi Lahan DAS Citarum

0
F CumaBerita.com, Jakarta. Bencana banjir yang terjadi di Kota Bandung pada hari Senin 24 Oktober 2016 dinilai akibat adanya perubahan tata guna lahan dan tata ruang wilayah hulu daerah aliran sungai (DAS) Citarum. Banjir yang melanda Kota Bandung di ruas Jalan Pagarsih di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, mengakibatkan satu mobil Nissan Grand Livina hitam keluaran 2010 dan satu unit motor sampah roda tiga hilang ditelan Sungai Citepus.

Banjir di ruas Jalan Pagarsih terjadi selama lebih dari satu jam saat menjelang pukul satu siang. Air Sungai Citepus meluber hingga memenuhi jalan, yang kemudian mengalir deras di sepanjang Jalan Pagarsih di Astana Anyar. Mobil itu sempat tertahan pagar jembatan milik salah satu warga sebelum ditelan sungai yang lebarnya hampir 6 meter.

Dan kedalaman lebih dari 6 meter, karena pagar penahan jembatannya jebol. Sebuah sedan merah berukuran lebih kecil, Daihatsu Charade, sempat ikut terseret banjir. Namun mobil itu tersangkut sehingga tidak terseret arus banjir yang membelok masuk ke dalam Sungai Citepus.

Baca Juga: Foto Seksi Tae Yeon Wajah Cantik bak Bidadari Girls’ Generation Nggak Pakai Bra

Jalan Pagarsih memang langganan banjir karena luapan Sungai Citepus yang mengalir persis di pinggir jalan itu. Banjir di sana merupakan banjir kiriman. Banjir bisa datang tiba-tiba, dan sejam kemudian langsung surut. Warga memasang pagar pembatas dari besi setinggi hampir 60 sentimeter di pinggir Sungai Citepus di Jalan Pagarsih. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply