Faktor yang Mengantarkan Donald Trump Menang Pilpres Presiden Amerika Serikat

0
F CumaBerita.com, Jakarta. Kampanye Donald Trump jelas bukan kampanye biasa dan hasil pilpres memperlihatkan ia lebih paham dari para pakar politik. Donald Trump tak terlalu tergantung dengan jajak pendapat dan lebih memilih terjun langsung ke lapangan dengan mengunjungi para pemilih di Wisconsin dan Michigan, yang dikatakan para analis tak mungkin dimenangkan oleh Republik.

Donald Trump tak mengetok pintu warga dan lebih suka menggelar rapat-rapat akbar seraya mengirim pesan agar warga menggunakan hak suara. Donald Trump meniru dan mempermak janji Ronald Reagan mengenai bagaimana membuat AS berjaya kembali yang memuat pesimisme sekaligus optimisme dan ketakutan sekaligus harapan. Janjinya yang membumi serta mudah dicerna orang dan patriotis telah menarik perhatian rakyat di negara di mana patriotisme tak bisa diremehkan.

Pada era media seperti sekarang, Donald Trump diuntungkan tidak hanya oleh modal finansial, tetapi juga oleh modal selebritas. Donald Trump tahu lawan yang dihadapinya tidak populer. Sebagai istri seorang mantan presiden yang pernah dua kali menjabat presiden, Hillary adalah wajah yang mewakili kelompok kemapanan yang ada pada tahun ketika semua orang menuntut perubahan.

Baca Juga: Foto Profil Melania Trump dari Model Hingga Jadi Ibu Negara Amerika Serikat (AS)

Akibatnya antusiasme kepadanya jauh lebih rendah dibandingkan dengan kemunculan Obama pada 2008. Kerentanan Hillary terlihat ketika dia susah payah mengalahkan Senator Bernie Sanders yang menjadi lawannya pada pemilihan calon presiden dari kubu Demokrat. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply