Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Resmi Tersangka Kasus Penistaan Agama Surat Al Maidah 51

0
B CumaBerita.com, Jakarta. Penetapan tersangka terhadap calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok merupakan bukti supremasi hukum di Indonesia. Presiden Joko Widodo dan Polri disebut tidak menghalangi penindakan terhadap dugaan penodaan agama yang dituduhkan kepada Ahok. Status Ahok sebagai tersangka mementahkan beragam tudingan terhadap Jokowi dan Polri.

Sejumlah ormas belakangan menyebut keduanya berupaya melindungi Ahok. ‎Keputusan Polri meningkatkan proses hukum dugaan penodaan agama itu ke tahap penyidikan dapat mencegah ketidakstabilan situasi politik dan keamanan. Ptoses hukum yang terus bergulir juga menghalangi aksi lanjutan yang memanfaatkan kemarahan sejumlah ormas. Menko Polhukam Wiranto menegaskan Jokowi tidak mengintervensi kasus pidana yang menjerat Ahok.

Keputusan menetapkan Ahok sebagai tersangka murni hasil penyelidikan kepolisian. Polisi telah melakukan penyelidikan yang didasarkan pada berbagai kesaksian secara profesional. Komisi Kepolisian Nasional juga mengapresiasi gelar perkara terbuka yang dilakukan kepolisian. Lembaga pengawas Polri itu menyebut kepolisian bekerja modern dan mandiri.

Baca Juga: Video Call WhatsApp Kini Resmi Hadir di Android dan iOS

Bermula dari ucapan sang gubernur non aktif DKI Jakarta terkait tafsir Surat Al Maidah ayat 51, pihak berwajib menaikkan status Ahok pada hari Rabu 16 November 2016. Disampaikan oleh Kapolri, Tito Karnavian, sejatinya penyidik Bareskrim Polri tidak sepenuhnya bulat soal hal ini, tetapi suara yang menyebut adanya penistaan agama lebih dominan. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply