Fatwa MUI Soal Shalat Jumat di Luar Masjid Dalam Aksi 2 Desember 2016

0
F CumaBerita.com, Jakarta. Dalam keterangan yang dimuat dalam situs resmI MUI, dijelaskan bahwa ada lima aspek yang harus diperhatikan jika shalat Jumat digelar di luar masjid. Diantaranya meliputi terjaminnya kekhusyukan rangkaian pelaksanaan salat Jumat. Terjamin kesucian tempat dari najis, tidak menggangu kemaslahatan umum.

Menginformasikan kepada aparat untuk dilakukan pengamanan dan rekayasa lalu lintas dan mematuhi aturan hukum yang berlaku. MUI juga menyebutkan, setiap kegiatan keagamaan apa pun hendaknya tidak mengganggu kemaslahatan umum. Oleh karenanya, jika kegiatan tersebut terpaksa memanfaatkan fasilitas umum, hal tersebut diperbolehkan. Namun dengan ketentuan penyelenggara kegiatan mesti berkoordinasi dengan aparat, dan melakukan kegiatan sesuai dengan kebutuhan.

Polri sempat meminta MUI untuk mengeluarkan fatwa soal shalat Jumat di jalan terkait aksi 2 Desember 2016 yang awalnya direncanakan digelar di jalan protokol sekitar Istana Negara. Namun kini sudah dipastikan aksi 212 tersebut akan dilaksanakan di seputaran Monas, dan ditutup dengan shalat Jumat.

Baca Juga: Harga Air Mineral Equil Air Mineral Merek Lokal yang Mendunia

Aksi Bela Islam Jilid III sendiri sedianya digelar pada 2 Desember 2016 sejak pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB. Selama ini ada pro kontra soal sah atau tidaknya shalat Jumat di jalan, terutama terkait rencana aksi 2 Desember. Tetapi kini dengan situasi dan lokasi yang berubah, MUI sudah mengeluarkan surat fatwa Nomor 53 Tahun 2016, yaitu bahwa shalat Jumat tetap sah meski dilakukan di luar masjid. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply