Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Tolak Dugaan Penistaan Agama saat Sidang Perdana

0
B CumaBerita.com, Jakarta. Sidang perdana kasus dugaan penistaan agama telah berakhir dan diputuskan akan digelar kembali Selasa 20 Desember 2016 dengan agenda tanggapan jaksa terkait nota keberatan. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dituduh melakukan penistaan agama terkait ucapannya tentang surat Al-Maidah 51. Kasus ini mendatangkan protes besar pada 4 November dan 2 Desember 2016 oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI mendesak penangkapan Ahok.

Belum ada keputusan apakah sidang akan disiarkan secara langsung. Dakwaan akan dibacakan tim jaksa yang berjumlah 13 orang dan pembelaan bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) disiapkan tim pengacara sebanyak 80 orang. Dalam nota keberatan, Ahok mengatakan sejumlah kandidat politik (yang beragama Islam, Kristen, atau lainnya) kerap menggunakan ayat-ayat agama.

Trimoelja D. Soerjadi, pengacara senior yang mendapat Anugerah Yap Thian Hien tahun 1994 untuk pembelaannya terhadap HAM, membacakan Eksepsi atau Nota Keberatan terhadap dakwaan dari pengacara. Ia memapar berbagai hal yang menurut tim pengacara, menunjukkan bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipidanakan untuk apa yang mereka sebut sebagai trial by the mob atau peradilan oleh amukan massa.

Baca Juga: Video Adegan Panas Cinta Laura di Trailer The Ninth Passenger

Video pidato Ahok diunggah pertama kali justru oleh Pemda DKI sebagai bagian dari transparansi. Dan lebih dari sepekan tidak ada masalah sama sekali. Baru jadi persoalan setelah diunggah ulang oleh pihak lain, dengan disertai keterangan tambahan yang dinilai menghasut dan dengan transkrip yang sudah diedit. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply