Korlantas Rilis Aplikasi E-Tilang dan Denda Maksimal untuk Memberi Efek Jera

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Skema tilang online akan diaplikasikan di seluruh Indonesia jadi salah satu bagian dari reformasi birokrasi. Jadi pelanggar akan dimudahkan, karena tidak perlu lagi datang ke pengadilan. Pelanggaran sudah tidak lagi menghadapi aturan konvensional. Di mana harus mendatangi pengadilan, menunggu, mengantre, dan mengambil surat yang disita sendiri.

Dengan E-Tilang memudahkan pelanggar di mana waktu penebusan cenderung menjadi lebih singkat. Jika E-Tilang menerapkan denda maksimal bisa jadi memberi efek jera. Jika melanggar marka dan rambu dikenai denda maksimal Rp 500.000, dapat dipastikan itu akan membuat jera kebanyakan dari pelanggar. E-Tilang merupakan era baru penegakkan hukum lalu lintas di jalan. Tilang online merupakan langkah awal membangun budaya transparan dalam penindakan pelanggaran aturan di jalan.

Dimulai hari Jumat 16 Desember 2016, polisi akan memberlakukan sistem Tilang Online atau E-Tilang. Proses penilangan yang dulunya rumit dan menyita banyak waktu lewat persidangan, kini tidak akan ada lagi. Pengendara diwajibkan untuk membayar denda maksimal sesuai pasal yang dilanggar. Jika sudah lunas, petugas yang menilang akan menerima notifikasi juga di ponselnya.

Baca Juga: Video Sinopsis Despicable Me 3 Minions dan Gru Lawan Musuh Baru

Pelanggar bisa menebus surat yang disitanya langsung dengan cukup menyerahkan tanda bukti bayar, maupun mengambilnya di tempat yang disebut dalam notifikasi. Aplikasi E-Tilang terintegrasi dengan pengadilan dan kejaksaan. Hakim akan memberi putusan, dan jaksa akan mengeksekusi putusan itu dalam waktu seminggu hingga dua minggu. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply