Detik-Detik Menegangkan Momen Penangkapan Pembajak Pesawat Maskapai Libya

0
D CumaBerita.com, Jakarta. Pesawat Afriqiyah yang membawa 111 penumpang dibajak dua pria yang diketahui sebagai warga negara Libya. Mereka diidentifikasi sebagai pendukung mantan pimpinan Lybia, Muammar Qaddafi. Pasalnya, pembajak itu mengibarkan bendera hijau yang merujuk kepada loyalitas terhadap Qaddafi yang tewas dalam kerusuhan beberapa tahun lalu.

Pesawat Airbus 320 itu sedang terbang dari Sebha, Libya Barat Daya ke Tripoli pada hari Jumat, 23 Desember 2016. Pilot pesawat sedang bersiap mendarat di Bandara Mitiga, Tripoli saat memberi tahu menara pengawas bahwa pesawatnya dibajak. Setelah itu pesawat sempat hilang kontak. Pilot sempat berusaha mengarah ke tujuan asal tapi pembajak menolak dan rute pesawat dialihkan ke Malta. Namun setelah bernegosiasi dengan otoritas Malta, kedua pembajak akhirnya menyerahkan diri.

Pembajak kemudian ditahan dan diinterogasi dan seluruh penumpang dan kru pesawat telah dibebaskan. Kedua pembajak mengaku sebagai perwakilan partai politik baru yang disebut Al Fateh Al Jadeed. Akibat pembajakan itu, beberapa penerbangan dari dan ke Malta ditunda. Beberapa penerbangan dialihkan sementara ke Italia.

Baca Juga: Foto Gambar DP BBM WhatsApp FB Ucapan Selamat Natal Terbaru 2016

Perdana Menteri Malta Joseph Muscat mengatakan senjata yang digunakan dalam pembajakan pesawat Libya, Afriqiyah Airways merupakan replika. Pembajak diketahui memiliki pistol dan granat tangan. Saat mendarat, kedua pembajak meminta negosiasi. Negosiator asal Malta kemudian meminta pembajak membebaskan seluruh penumpang dan kru terlebih dahulu dan disetujui. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply