Foto Hujan Salju Turun di Gurun Sahara Setelah Hampir 40 Tahun

0
F CumaBerita.com, Jakarta. Seperti lagu penyanyi cantik asal Indonesia yang kini tinggal di Prancis, Anggun C Sasmi, Snow in Sahara. Ternyata kejadian langka itu benar bisa terjadi sungguh kuasa dari Illahi yang tak terbatas. Sebuah fenomena alam yang langka terjadi di Gurun Sahara, Afrika Utara ketika kawasan yang biasanya gersang dan panas itu diselimuti salju.

Salju menyelimuti kawasan di kota Ain Sefra, Aljazair pada awal pekan ini. Terakhir kali salju turun di kawasan tandus itu adalah pada 37 tahun lalu. Suasana alam yang luar biasa itu direkam dalam kamera milik juru foto amatir. Dalam foto terlihat kombinasi luar biasa pasir merah Sahara yang ditutupi putihnya salju.

Salju turun di kawasan ini terakhir kali pada 1979. Itu ketika sebuah badai singkat menerjang kota tersebut. Pada 18 Februari 1979 di dataran rendah Gurun Sahara untuk kali pertama tercatat adanya salju. Ain Sefra, kota yang disebut sebagai Gerbang ke Gurun Pasir itu terletak di ketinggian 1.078 meter di atas permukaan laut.

Baca Juga: Detik-Detik Menegangkan Momen Penangkapan Pembajak Pesawat Maskapai Libya

Sahara adalah gurun terluas di dunia yang mencapai 9 juta kilometer persegi dan melingkupi seluruh Afrika Utara. Bukan hanya dikenal sebagai salah satu kawasan paling kering di dunia, Sahara juga adalah tempat paling panas di bumi. Di puncak musim panas, suhu udara di Gurun Sahara bisa mencapai lebih dari 50 derajat celsius. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply