Bisnis Mayora Paling Laris, Dari Biskuit Roma Hingga Le Minerale

0
B CumaBerita.com, Jakarta. Mungkin kita masih ingat slogan iklan “satu lagi dari Mayora”, ini adalah motto dari PT Mayora Indah Tbk atau Mayora Indah (Mayora) (IDX: MYOR) serta Mayora Group (melakukan bisnis sebagai PT Torabika Eka Semesta) adalah salah satu kelompok bisnis produk konsumen di Indonesia yang didirikan pada tanggal 17 Februari 1977.

Perusahaan ini terdaftar sebagai perusahaan publik telah tercatat publik di Bursa Efek Indonesia dengan kode IDX: MYOR sejak pada tanggal 4 Juli 1990. Untuk mengetahui Informasi saham Mayora, saat ini mayoritas kepemilikan sahamnya dimiliki oleh PT Unita Branindo sebanyak 32,93%. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) tak pernah berhenti berinovasi mengeluarkan produk baru. Tiap kali menampilkan iklan di televisi, slogan “Satu Lagi dari Mayora” selalu muncul di akhir iklan. Slogan pemasaran ini mengisyaratkan selalu ada produk baru dari salah satu pemain dalam industri makanan dan minuman di Indonesia itu. Mayora sudah berkiprah di Indonesia sejak 1977. Nama Mayora berkibar menyusul produk andalannya, biskuit kelapa Roma sejuta umat, meledak di pasaran pada akhir 1970-an. Roma segera jadi pesaing biskuit Khong Guan yang lebih dulu merajai pasaran. Berdasarkan survei TOP Brand tahun 2014-2016,

Roma selalu menempati posisi teratas dalam TOP Brand Index, yang terus menguat persentasenya, di atas Khong Guan dan Biskuat. Ekspansi bisnis Mayora tak hanya dalam produk biskuit. Pada akhir 1980-an, ia menggarap pasar kembang gula, mengenalkan permen rasa kopi pertama di Indonesia dengan produk Kopiko. Sama seperti Roma, Kopiko merajai pasaran karena belum ada pesaing permen rasa kopi.

Tidak hanya di Indonesia, Kopiko sudah dipasarkan di 50 negara. Selain biskuit dan kembang gula, Mayora juga mengeluarkan beberapa produk lain yang terkenal enak didengar dan melekat di benak konsumen. Sebut saja wafer Beng-beng, cokelat Choki-choki, dan kopi saset Torabika. Di pasar makanan instan, mereka punya produk andalan Mi Gelas dan sereal Energen. Untuk produk minum kemasan, mereka punya Kopiko 78, Teh Pucuk Harum, dan Le Minerale.

Baca Juga: Ribuan Pengendara Putar Balik, Hari Pertama Larangan Mudik

Laris manisnya bisnis Mayora membuat seorang pendirinya, komisaris utama Jogi Hendra Atmaja, lekas melejit menjadi orang terkaya di Indonesia. Pada 2016 Hendra Atmaja menempati peringkat ke-35 orang terkaya di Indonesia, naik dari tahun sebelumnya di peringkat 44, versi Forbes. Total kekayaannya sebesar 850 juta dolar. Sementara, per 31 Desember 2016, total aset perseroan dan anak perusahaan Mayora sebesar Rp12.922 miliar, meningkat dari tahun sebelumnya Rp11.342 miliar. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply