Kicauan Ernest Prakasa Dianggap Melecehkan Islam

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Beberapa saat yang lalu komedian yang juga pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melecehkan Islam. Melalui akun Twitter Ernest @ernestpraksa menyindir Film Pesantren Impian. Film ini mengadopsi dari novel Asma Nadia. Tentu saja penulis novel tersebut Asmadia mempertanyakan maksud dari Ernet itu melalui akun Twitter @asmanadia: @ernestprakasa Maksudnya apa ya Mas? Menghubungkan PESANTREN dgn Nikita Mirzani & IMPLAN imho bukan hal yang bijak.

Ernest Prakasa adalah seorang pelawak tunggal Indonesia. Ernest Prakasa dikenal sejak meraih peringkat ketiga dalam acara Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) pada 2011 dan juga dikenal sebagai seorang komedian Tionghoa-Indonesia yang sering menjadikan kehidupan etnisnya sebagai materi komedi tunggal. Awal karier Ernest adalah di industri musik, yakni dengan bergabung bersama Universal Music.

Ernest Prakasa lalu melanjutkan kiprahnya di Sony Music. Nyaris enam tahun berkutat di industri musik, Ernest mendaftarkan diri ke program televisi Kompas TV, yakni Stand Up Comedy Indonesia. Ernest Prakasa berhasil lolos audisi dan terpilih menjadi satu dari 13 finalis dari seluruh Indonesia, dan meraih peringkat ketiga dalam kompetisi tersebut.

Baca Juga: Pose Emma Watson Tanpa Bra Seksi di Vanity Fair Jadi Kontroversi

Ernest Prakasa akhirnya memutuskan diri untuk terjun dan menekuni profesi pelawak tunggal secara penuh. Bersama Raditya Dika, Pandji Pragiwaksono, Isman H. Suryaman dan Ryan Adriandhy, Ernest mendirikan Stand Up Indo, sebuah komunitas pelawak tunggal pertama di Indonesia, yang hingga kini telah memiliki sub-komunitas di lebih dari 15 provinsi. Dan dianggap sebagai salah satu perintis budaya komedi tunggal di Indonesia. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply