Foto Profil Aya Anjani, Putri Yockie Suryo Prayogo yang Warisi Darah Seni Ayahnya

0
F CumaBerita.com, Jakarta. Kepergian Yockie Suryo Prayogo turut menyisakan duka di hati penggemarnya. Bahkan, tak sedikit musikus Tanah Air yang mengaku terinspirasi bermusik berkat figur Yockie Suryo Prayogo. Darah seni Yockie Suryo Prayogo rupanya menurun kepada anak-anaknya. Salah satunya kepada anak perempuannya, Aya Anjani. Legenda musik Yockie Suryo Prayogo meninggal dunia di RSPI Bintaro, Tangerang Selatan, pada hari Senin 5 Februari 2018.

Eks keyboardist God Bless itu mengembuskan napas terakhirnya di usia 63 tahun. Jenazah Yockie dimakamkan Senin siang di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Si cantik Aya Anjani, meski namanya belum setenar Yockie Suryo Prayogo, Aya Anjani telah menelurkan banyak karya. Dara kelahiran 13 Agustus 1989 ini diketahui sudah merilis beberapa single yang bertajuk “Sudah”, “Hei”, “Darling Selalu”, dan “Yang Ku Suka Kamu Bukan Kopi”. Aya Anjani juga turut serta dalam konser penggalangan dana untuk Yockie Suryo Prayogo “Pagelaran Sang Bahaduri” yang digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat pada 24 Januari 2018 lalu.

Konser Pagelaran Sang Bahaduri itu terbilang sukses. Penggalangan dana yang ditujukan untuk kesembuhan Yockie Suryo Prayogo terkumpul Rp 541 juta. Namun, dua pekan berlalu, Yockie Suryo Prayogo, sang maestro kibor beristirahat untuk selamanya. Akhir 80-an Yockie Suryo Prayogo masih terlibat dalam album Raksasa, Story of God Bless dan Apa Kabar ?. Di saat bersamaan, Yockie Suryo Prayogo membagi dirinya dalam proyek Kantata Takwa yang digagas maesenas, Setiawan Djodi.

Baca Juga: Yockie Suryo Prayogo Meninggal Dunia, Hujan Iringi Pemakaman

Di komunitas Kantata Takwa ini, Yockie Suryo Prayogo bertemu dengan dimensi musik yang berbeda. Di sini dia berbaur dengan sosok-sosok seniman mulai dari WS Rendra hingga Sawung Jabo. Bersentuhan dengan Setiawan Djodi, Iwan Fals, dan WS Rendra menghasilkan pengendapan baru dalam intuisi bermusik Yockie Suryo Prayogo. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply