Aman Abdurrahman Divonis Mati, Terlibat Tindak Pidana Terorisme

0
A CumaBerita.com, Jakarta. Sebelumnya terdakwa kasus bom Thamrin dan sejumlah aksi teror di Indonesia, Oman Rochman alias Aman Abdurrahman mengaku siap menghadapi sidang vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Jumat 22 Juni 2018. Sebanyak 378 personel gabungan TNI dan Polri akan diterjukan untuk mengamankan sidang vonis Aman Abdurrahman, yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Kapolres Jakarta Selatan mengatakan pengamanan akan dibagi sebanyak empat ring seperti sidang sebelumnya. Sidang vonis Aman Abdurrahman diperkirakan akan berlangsung pada pukul 08.30 WIB. Pengamanan empat ring itu terbagi dari mulai gedung, seputaran gedung, halaman, dan area terluar. Jaksa penuntut umum sebelumnya telah menuntut Aman dengan hukuman mati. Aman dianggap bertanggung jawab dalam aksi teror yang menewaskan sejumlah orang, serta dalang serangan lainnya di Indonesia dalam rentang waktu sembilan tahun terakhir.

Dalam nota pembelaannya, Aman menyatakan tidak gentar atas tuntutan hukuman mati diajukan jaksa. Bahkan dia mempersilakan majelis hakim jika ingin memvonis sesuai tuntutan jaksa. Majelis hakim pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjatuhkan vonis mati kepada pemimpin Jemaah Ansharut Daulah (JAD), Oman Rachman alias Aman Abdurrahman alias Abu Sulaiman.

Hakim menyatakan Aman terbukti bersalah dalam kasus bom Sarinah, bom gereja Samarinda, hingga penusukan polisi di Bima, Nusa Tenggara Barat, serta serangan teror lain di Indonesia selama kurun sembilan tahun terakhir. Hakim menyatakan Aman terbukti melanggar dakwaan Pasal 14 juncto Pasal 6 dan Pasal 15 juncto Pasal 7 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Baca Juga: Ini Syarat Argentina Masih Bisa Lolos Fase Grup, Piala Dunia 2018

Menurut hakim, tidak ada alasan yang dapat meringankan hukuman buat Aman. Aman juga terbukti sebagai penggerak kelompok radikal. Hukuman dijatuhkan terhadap Aman sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum. Pada 18 Mei 2018, jaksa menuntut Aman Abdurrahman dengan pidana mati. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply