Mengenal Sosok Gus Miftah, Pendakwah Dunia Malam

0
M CumaBerita.com, Jakarta. Video KH Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah mengisi kajian agama dan mengajak pemandu lagu selawatan di sebuah kelab malam di Bali mendadak viral di media sosial. Ada tudingan dia dianggap cari sensasi. Gus Miftah adalah pengasuh Ponpes Ora Aji di Kalasan, Sleman, DIY. Kiai muda berusia 37 tahun itu membantah jika kajiannya di klub malam hanya mencari sensasi belaka.

Namun dia justru mempertanyakan, kenapa sekarang baru dianggap mencari sensasi. Gus Miftah tidak menampik ada sebagian masyarakat yang memandang para pekerja hiburan dunia malam adalah orang-orang berkepribadian negatif. Gus Miftah sebelumnya mengungkapkan keterkejutannya ketika acara selawatan yang digelar di Boshe Bali itu mendadak viral dan menuai pro kontra netizen. Nama KH Miftah Maulana Habiburrahman menjadi topik perbincangan setelah videonya mengisi kajian agama di sebuah klub malam viral di media sosial.

Kiai yang akrab disapa Gus Miftah itu ternyata sudah 14 tahun dakwah di tempat hiburan malam. Tidak sedikit kisah suka duka yang hingga kini masih membekas di ingatannya. Saat ini, kiai berusia 37 tahun itu rutin menggelar kajian hampir di seluruh klub malam dan tempat hiburan di Yogya. Gus Miftah menegaskan dakwahnya bukan bermotif materi.

Ada cerita menarik lainnya ketika mengisi kajian di klub malam. Gus Miftah terpaksa berhadapan dengan pegawai dan pengunjung yang kondisinya mabuk karena alkohol. Gus Miftah menyebut dakwahnya itu sudah menjadi rutinitas belasan tahun.

Sehingga dia cukup terkejut jika baru menuai kontroversi akhir-akhir ini. Gus Miftah pun menegaskan dia tidak berniat melacurkan agama atas jalan dakwah yang dijalaninya itu. Fakta lainnya, Gus Miftah juga kerap mengisi kajian agama di institusi pemerintahan.

Baca Juga: Spesifikasi Lengkap iPhone XS, XS Max dan XR

Gus Miftah pun menepis tudingan dia hanya mencari sensasi dengan dakwah di klub malam dan tempat hiburan malam. Menurut Gus Miftah, manusia tidak boleh menghakimi manusia lainnya. Di mata Allah, yang dinilai adalah kadar ketakwaan seseorang. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply