Robby Tumewu Meninggal Karena Infeksi Paru-Paru

0
R CumaBerita.com, Jakarta. Kabar duka datang dari komedian dan artis Robby Tumewu yang meniggal akibat infeksi paru-paru, Senin 14 Januari 2019. Robby lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 4 Desember 1953. Robby Tumewu meninggal di rumahnya setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kabar meninggalnya Robby Tumewu berasal dari sahabatnya, Becky Tumewu. Menurut Becky, Robby Tumewu sudah sakit sejak lama. Jenazahnya kini disemayamkan di Rumah Duka, Oasis, Tangerang. Rencananya, jenazah akan dikremasi. Sebelum dikenal sebagai artis, Robby Tumewu merupakan seorang perancang busana. Robby Tumewu kerap membuat desain dengan corak dan bentuk yang unik dan funky. Hingga kini, Robby Tumewu dikenal sebagai seorang perancang busana yang sukses. Robby Tumewu kerap mendapat kepercayaan dan kehormatan menjadi wakil Indonesia dalam berbagai event dan peragaan busana di manca negara.

Robby Tumewu memasuki dunia peran bermula dari Teater Koma. Saat itu dia mendapat kepercayaan menata busana untuk pertunjukan Teater Koma pimpinan N. Riantiarno. Selain sinetron, Robby membintangi film Ca Bau Kan (2002) dan Gie (2005), serta film garapan Sekar Ayu Asmara berjudul Belahan Jiwa (2005).

Robby Tumewu Tumewu meninggal karena sakit. Awalnya Robby Tumewu terserang stroke di tengah syuting di sebuah acara stasiun televisi pada 2010. Hal tersebut membuatnya dilarikan ke rumah sakit. Tak berselang lama, Robby Tumewu kembali terlihat dalam salah satu acara di Jakarta dengan bantuan kursi roda. Namun saat 2013 kondisinya melemah. Stroke kembali menyerangnya.

Pendarahan sudah menyebar ke bagian otak kanan. Sebelumnya pendarahan menyebar ke otak kiri. Robby Tumewu juga pernah menjalani operasi di tenggorokan untuk menghilangkan klem atau lendir, supaya napasnya bisa lebih lancar. Namun sahabat lainnya, Debby Sahertian menyebut Robby Tumewu meninggal akibat infeksi paru-paru. Infeksi paru lebih berisiko terjadi pada pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK).

Baca Juga: CVR Lion Air Ditemukan Pasukan Katak di Tanjung Karawang

Infeksi mengakibatkan paru mengalami peradangan, penyempitan saluran udara, dan kerusakan di kantung udara. Infeksi terjadi saat bakteri, virus, dan jamur berkumpul serta tumbuh dalam kantong udara. Akibatnya kantong berisi nanah dan cairan, yang menyebabkan kesulitan bernapas dan sakit dada. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply