Lukisan “Sengsara Yesus” Seharga Rp 373 Miliar Ditemukan di Dapur

0
L CumaBerita.com, Jakarta. Galeri Nasional di London, Inggris. Dominique Le Coent dari Acteon menyatakan ini pertama kalinya mahakarya Cimabue harus diperebutkan dalam rumah lelang. “Ketika ada karya unik dari pelukis seperti Cimabue tiba-tiba berada di pasaran, maka Anda harus siap dengan segala kejutan,” terang Le Coent.

Lahir di Florence, Cimabue adalah guru bagi Giotto, seniman yang kemudian dikenal sebagai Bapak Periode Renaissance Italia. Gaya melukisnya adalah populer Byzantium di Abad Pertengahan, dan menggabungkan berbagai elemen dan karakteristik lukisan Eropa. Seorang perempuan lansia di Perancis menjadi jutawan setelah lukisan “Sengsara Yesus” yang ditemukan di dapur dijual seharga 24 juta euro, atau Rp 373 miliar. Christ Mocked, momen ketika Yesus diejek sebelum disalib, hanyalah lukisan sepanjang 20×26 cm. Tapi berharga hingga empat kali lipat dibanding perkiraan awal. Mahakarya “Sengsara Yesus” itu awalnya ditaksir berharga 6 juta euro, atau Rp 93,3 miliar.

Lukisan karya seniman Italia Cimabue itu ditemukan awal tahun ini, dengan hasil pemeriksaan menunjukkan hari karya awal 1500-an silam. Rumah Lelang Acteon berujar, perempuan Perancis berusia 90-an itu bakal menerima “mayoritas” dari uang penjualan karya itu. Selama bertahun-tahun, karya seni itu dilaporkan tergantung di atas panci di dapur, dengan si perempuan lansia tidak tahu benda itu sangat bernilai. Si perempuan lansia baru mengetahui benda itu bernilai etelah juru taksir lokal tengah menilai rumah wanita itu ketika dia hendak pindah ke Compiegne.

Oleh si juru taksir, si perempuan lansia diminta untuk membawanya ke pakar. Si perempuan mengaku, dia awalnya mengira lukisan tersebut hanya karya keagamaan biasa. Lukisan yang dijual 19,5 juta euro sebelum pajak, atau Rp 303,3 miliar itu dibeli oleh sosok anonim. Museum juga diketahui masuk dalam daftar penawar.

Baca Juga: Alasan General Motors Hentikan Penjualan di Indonesia

Pakar menyatakan, lukisan itu kemungkinan merupakan rangkaian dari delapan panel yang menggambarkan sengsara dan penyaliban Yesus. Dua dari panel tersebut dilaporkan dipamerkan di Frick Collection di New York, AS. (Fan/Tyd)

 

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply