Video Ferdian Paleka Di-bully di Tahanan, Masuk Tong Sampah dan Push-up

0

V [/ dropcap] CumaBerita.com, Jakarta. Menyedihkan, putar video Ferdian Paleka dan ikut yang mendapat perundungan di media sosial. Diketahui peristiwa itu terjadi di sel tahanan Satreskrim Polrestabes Bandung.

Dibalik kisah tersebut sebelumnya seorang pengusaha asal Surabaya Lom Liwafa yang kerap dijuluki Gila Kaya Surabaya membagikan kardus berisi uang jutaan rupiah dan makanan pada warga. Selain ingin membantu sesama, dalam aksinya, Tom Liwafa sempat menyindir aksi prank YouTuber Ferdian Paleka. Tom Liwafa juga mendengarkan aksinya. Terlihat Tom Liwafa dan rekannya menata kardus serta memasukkan uang ke dalam kardus-kardus itu. Bagi-bagi tetap menggunakan kardus Indomie, tetapi di Indomie-nya dikasih uang. Jadi selain berisi Indomie, di dalam kardus ada uangnya Rp 1,5 juta . Kemudian, bersama rekannya, Tom Liwafa menaiki Porsche dan berkeliling di protokol di Surabaya. Tom Liwafa berhenti saat bertemu warga yang diperlukan, seperti petugas kebersihan, tukang becak hingga penjual sate.

Tom dan rekannya mengirimkan kardus kepada mereka. Warga penerima bantuan berterima kasih, bahkan ada yang menangis terharu. Tom Liwafa mengatakan, bantuan video itu sekaligus merespons konten video prank YouTuber Ferdian Paleka yang diisi viral.

Bahkan di awal videonya, Tom juga menyindir konten video Ferdian. “Video Menanggapi yang lagi viral itu, kita buktikan itu kita-muda-muda ini yang suka bikin konten juga. Di Indonesia itu banyak orang yang lebih baik. Jangan kita fokus pada hal-hal yang ditujukan ke ***. Orang-orang ngasih donasi malah dikasih sampah, itu orang gila, “kata Tom Liwafa. Tom Liwafa sudah menyalurkan bantuan lebih dari Rp 100 juta.

Namun dia menyebutkan jumlah dana tersebut bukan hanya dari kocek pribadinya, namun juga donasi dari komunitas Entrepeneurs Vs Corona. “Uang lebih dari itu, bukan dari milik saya sendiri, lebih dari itu, dari teman-teman di komunitas yang menyumbang, gabung sama uang saya. Jadi enggak berlebihan sih kalau ngomongnya lebih dari sejuta,” ujar Tom yang juga aktif di Hipmi dan Kadin.

Baca Juga:  Cara Mudah Menghitung Tagihan Listrik Bengkak Saat WFH Corona

Penyaluran bantuan harus dilakukan 10 kali untuk warga yang kurang mampu di Surabaya. Tom Liwafa juga menjelaskan kardus yang dia bagikan bukan berisi uang saja, namun juga bahan makanan. Menurut Tom Liwafa, penyaluran donasi itu akan terus berlanjut agar masyarakat yang terdampak wabah Covid-19 berkurang. (Fan / Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply