Gatot Brajamusti Meninggal Dunia Akibat Hipertensi

0
G CumaBerita.com, Jakarta. Kabar duka datang dari terpidana Gatot Brajamusti meninggal dunia pada Minggu 8 November 2020. Mantan Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) itu sempat dibawa dari IGD RS Pengayoman Cipinang, Jakarta Timur, namun akhirnya meninggal dunia.

Gatot Brajamusti diputus bersalah atas kasus asusila terhadap anak di bawah umur. Pembacaan vonis digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Majelis memvonis Gatot dengan hukuman sembilan tahun penjara, dan denda Rp200 juta dalam kasus perbuatan asusila anak di bawah umur. Gatot dinyatakan terbukti bersalah telah menyetubuhi anak berinisal CT, yang pada saat kejadian belum genap 17 tahun. Gatot kemudian diberikan waktu satu minggu untuk menanggapi vonis tersebut. Hari ini sesungguhnya Gatot diagendakan masih harus menjalani sidang kasus kepemilikan senjata api dan satwa liar. Akan tetapi, sidang beragenda tanggapan JPU atas pleidoinya harus ditunda. Sebelumnya, pria yang akrab disebut Aa Gatot itu tersandung kasus pelecehan seksual. Gatot Brajamusti dilaporkan dua orang perempuan pada September tahun lalu. Salah satu korban berinisial CT masih berusia 16 tahun saat itu.

Kedua perempuan tersebut mengaku diperkosa Gatot Brajamusti setelah dicekoki asfat, yang belakangan diketahui merupakan narkotik jenis sabu. Dalam kasus asusila ini majelis hakim menilai Gatot Brajamusti terbukti melanggar Pasal 81 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP.Terpisah, Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS Kemenkumham, Rika Apriyanti menyebut Gatot Brajamusti dirujuk ke RS Pengayoman karena komplikasi hipertensi dan gula darah tinggi. Gatot Brajamusti juga diketahui memiliki riwayat stroke. Gatot Brajamusti melanjutkan pada baik anak maupun kuasa hukum Gatot Brajamusti berada di tempat mendampinginya di RS tersebut.

Baca Juga: Habib Rizieq Pulang ke Indonesia, Benarkah ?

Diketahui, Gatot Brajamusti berstatus sebagai narapidana dari tiga kasus berbeda yaitu narkotika, kepemilikan senjata api ilegal, dan pemerkosaan terhadap anak. Atas ketiga kasus tersebut, Gatot Brajamusti dihukum penjara selama 20 tahun sejak 2018. Selama ini Gatot Brajamusti menjalani masa hukuman di LP Cipinang, Jakarta Timur. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply