Kronologi Nirina Zubir Menangis Jadi Korban Mafia Tanah

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Nirina Zubir menuturkan kronologi awal bagaimana kasus mafia tanah tersebut terjadi kepada almarhumah ibunya. Nirina Zubir beserta keluarga mengadakan konferensi pers terkait kasus mafia tanah yang menjerat keluarga besar, khususnya almarhumah ibu dari Nirina Zubir.

Kasus tersebut melibatkan mantan asisten rumah tangga, Riri Kasmita yang sudah bekerja sama dalam waktu yang lama dengan keluarga Nirina. Riri Kasmita dibantu oleh tiga notaris lain untuk mengubah kepemilikan nama atas properti yang berada di kawasan Jakarta Barat. “Awalnya ibu saya merasa suratnya hilang, jadi minta tolong kepada Asisten Rumah Tangga pada 2009 untuk diurus suratnya, namun alih-alih diurus, surat tersebut disalahkan gunakan dengan mengubah nama kepemilikan,” ungkap Nirina Zubir ketika melakukan konferensi pers. “Diam-diam ditukar dengan nama mereka. Surat tersebut dijual dan dipakai untuk cabang ayam Frozen yg saat ini sudah ada 5 cabang,” sambung Nirina Zubir. Dalam konferensi pers tersebut, Nirina Zubir menangis karena teringat pesan sang ibu saat menjelang akhir hayatnya.

“Saat mengurus surat, usia ibu sudah mulai tua, ibu sudah meninggal dua tahun yang lalu, dan meninggal dalam keadaan tidak tenang. Namun meninggalkan catatan ‘uang aku ada, tapi pada kemana ya?’,” ungkap Nirina Zubir sembari meneteskan air mata. “Ibu saya meninggal dalam tidurnya, namun masih ada sakit yang tertinggal karena orang terdekat dari ibu melakukan hal yang tidak baik kepada ibu saya,” lanjut Nirina Zubir.

Nirina Zubir sangat menyayangkan ulah para oknum notaris yang membantu sang asisten rumah tangga dalam kasus mafia tanah ini. Saat ini tiga dari lima tersangka sudah ditahan, yaitu sang asisten rumah tangga, Riri Kasmita beserta suami, dan seorang notaris yang bertanggung jawab di wilayah Tangerang. Nirina Zubir menjadi korban praktik mafia tanah. Yang mengagetkan, dalang mafia tanah yang merampas aset senilai Rp 17 miliar itu adalah asisten rumah tangganya (ART), Riri Kasmita.

Baca Juga: Aplikasi Pembukuan Gratis dan Praktis BukuWarung

Ada enam sertifikat tanah atas nama ibunda Nirina Zubir dan keluarga yang dirampas oleh Riri dkk. Keenam sertifikat tersebut diketahui telah berpindah tangan atas nama Riri dan suami, Erdianto yang keduanya kini telah menjadi tersangka. Lalu, untuk apa Riri menjaminkan sertifikat tanah tersebut? Nirina Zubir sendiri menduga sertifikat tanah keluarganya itu digunakan Riri untuk meminjam modal usaha frozen food. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply