Sosok Riri Khasmita, ART Perampok Aset Rp 17 Miliar Nirina Zubir

0
S CumaBerita.com, Jakarta. Bak air susu dibalas air tuba, seperti itulah gambaran Riri yang merampas aset keluarga Nirina Zubir. Bertahun-tahun bekerja dan sudah dianggap menjadi orang terdekat keluarga, Riri justru berbuat jahat. Nirina Zubir mengungkap sosok Riri Khasmita, mantan asisten rumah tangga (ART) yang telah merampas aset-aset keluarganya.

Riri Khasmita ternyata lulusan sarjana terapan (D4). Hal itu diungkap Nirina Zubir dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta. Nirina Zubir tidak kuasa menahan tangis saat bertemu dengan Riri Khasmita, mantan asisten rumah tangga (ART) ibundanya, Cut Indria Martini. Nirina bertemu dengan Riri dalam kesempatan jumpa pers di Polda Metro Jaya. Pertemuan itu adalah yang pertama setelah Riri ditetapkan sebagai tersangka di kasus perampasan aset senilai Rp 17 miliar. Nirina begitu emosional ketika menunjuk Riri yang juga dihadirkan dalam jumpa pers tersebut. “Mengenai ART di sini adalah dia asisten dari ibu saya. Betapa kami terima dia berada di rumah kami, karena dia berlatar belakang D4,” kata Nirina. Riri Khasmita sudah bekerja pada ibunda Nirina, Cut Indria Martini sejak 2009. Nirina mengatakan, keluarganya menerima Riri yang ‘dibuang’ oleh keluarga tirinya.

“Walau keluarga tiri dia tidak menerima dia, tapi ibu saya tetap menampung untuk terima dia, memberikan kesempatan buat dia dan suaminya,” ujar Nirina sambil menahan tangis. “Kembali lagi, dia jadi salah satu orang terdekat di keluarga kami dan kita berikan kesempatan tapi inilah yang terjadi. Makanya kami imbau ke teman-teman semua kita ingin jadi manusia baik biarkan orang-orang seperti mereka akan dapat ganjarannya,” tutur Nirina. Riri Khasmita dan suaminya, Edrianto telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus mafia tanah ini.

Selain Riri dan Edrianto, polisi juga menetapkan 3 orang Notaris & PPAT sebagai tersangka di kasus tersebut, yakni Fariah, Ina Rosaina dan Erwin Riduan. Dari lima tersangka ini, 3 di antaranya sudah ditahan yakni Riri, Edrianto dan Faridah. Sementara tersangka Ina Rosaina dan Erwin Riduan masih dalam pemanggilan untuk pemeriksaan sebagai tersangka. “Dua yang masih dalam pendalaman, tetapi sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Cantiknya Jennifer Aniston, Tetap Stylish & Awet Muda di Usia 52 Tahun

Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) DKI Jakarta mengungkapkan peralihan enam sertifikat keluarga Nirina Zubir menjadi atas nama tersangka Riri dan Edrianto terjadi sejak 2016. Dari enam sertifikat tersebut, 3 di antaranya statusnya telah dijual kepada 3 orang pembeli. Dwi meyakini pembeli tersebut adalah pembeli yang beriktikad baik dan tidak tahu jika tanah tersebut hasil kejahatan. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply