Foto Profil Herry Wirawan, Guru Pesantren Pelaku Aksi Bejat 12 Santriwati di Bandung

0
F CumaBerita.com, Jakarta. Aksi bejad dilakukan oleh Herry Wirawan (36) yang perkosa 12 santriwati. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung mengutuk aksi biadab Herry Wirawan. MUI meminta aib kasus tersebut tak lagi disebarluaskan. Hal itu sesuai dengan keterangan pers yang dikirimkan Humas MUI Kota Bandung.

Keterangan pers ini dibenarkan oleh Sekretaris MUI Kota Bandung Asep Ahmad Fathurrohman. Menurut Asep, maksud dari penyetopan pemberitaan ini bukan untuk memberhentikan berita kasus yang menjerat Herry. Melainkan pemberitaan yang menyudutkan para korban. Di lain sisi, bila pemberitaan mengenai sosok Herry hingga perbuatan biadab yang dia lakukan. Dengan adanya peristiwa tersebut, dengan ini Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, menyatakan hal-hal sebagai berikut.

1. MUI mengutuk keras peristiwa tersebut, karena bukan saja telah menodai ketulusan lembaga pendidikan dalam membina moral anak didiknya, tapi juga telah mengorbankan masa depan sejumlah anak yang menjadi anak asuhannya.

2. Perlu pula kami jelaskan bahwa pelaku perbuatan terkutuk itu bukan merupakan bagian dari lembaga kami, MUI, ataupun lembaga keagamaan lainnya, termasuk bukan bagian dari lembaga Forum Pondok Pesantren Kota Bandung.

3. MUI juga menyerahkan sepenuhnya kepada lembaga hukum untuk menangani dan bahkan untuk memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku
perbuatan bejat itu.

4. Untuk tidak memperkeruh situasi, perlu pula diklarifikasi bahwa tidak ada pihak manapun yang ikut terlibat memberikan advokasi ataupun bantuan pendampingan lainnya atas peristiwa dimaksud. Pihak berwenang pun dalam hal ini pemerintah telah menyerahkan langsung kepada UPTD-PPA Jawa Barat bersama dengan PPA Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk ditangani melalui jalur hukum.

5. Perlu pula menjadi perhatian semua pihak, untuk menjaga ketulusan, kemurnian lembaga pendidikan, dan agar tidak terjadi kembali peristiwa serupa di masa yang akan datang.

6. Selaku bagian dari warga masyarakat, kita perlu ikut terlibat menyelamatkan masa depan anak-anak yang telah menjadi korban perbuatan bejat itu, stop
menyebarluaskan berita buruk ini, dan bahkan kita tutup aib perbuatan buruk ini.

Baca Juga: Oded M Danial Wali Kota Bandung Oded Meninggal Saat Salat Sunah Jelang Jumatan

7. Karena diduga, bahwa perbuatan bejat ini, salah satunya, diinspirasi oleh beragam tayangan di media khususnya media sosial, maka perlu menjadi perhatian seluruh pihak untuk berhati-hati dalam menayangkan, menyebarluaskan tayangan-tayangan yang tidak sesuai dengan norma sosial maupun agama. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply