Nia Ramadhani-Ardi Bakrie Divonis Penjara Meski Tuntutan Rehab

0
N CumaBerita.com, Jakarta. Sejak ditangkap pada Juli 2021, Nia Ramadhani dkk ditempatkan di tempat rehabilitasi Fan Campus, Cisarua, Bogor. Proses rehabilitasi itu sendiri dilakukan selama 6 bulan, dengan ketentuan 4 bulan rehabilitasi inap dan 2 bulan rehabilitasi jalan. Namun akhirnya Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, dan Zen Vivanto divonis 1 tahun penjara di kasus narkoba.

Direktur Program Balai Rehabilitasi Fan Campus, Hendra Haeruman, menerangkan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mulai direhabilitasi pada 10 Juli 2021. Hendra mengatakan proses rehabilitasi Nia dkk itu berlangsung 4 bulan rehabilitasi inap dan 2 bulan rehabilitasi jalan. Setelah menjalani rehabilitasi inap, keduanya harus tetap menjalani rehabilitasi jalan selama 2 bulan. Sehingga jika dihitung manual, Nia Ramadhani dkk selesai menjalani rehabilitasi di Februari 2022 mendatang. Dalam sidang, Nia Ramadhani hingga Ardi Bakrie dijatuhi hukuman 1 tahun penjara. Namun Nia setelah sidang tidak langsung ditahan. Pengacara Nia Ramadhani dkk, Wa Ode Nur Zainab dalam sidang sempat menegaskan ke majelis hakim kliennya belum bisa ditahan. Sebab, kasus Nia Ramadhani dkk belum inkrah.

Pernyataan Wa Ode itu langsung ditanggapi hakim ketua Muhammad Damis. Hakim menegaskan perihal eksekusi putusan itu adalah kewenangan jaksa. Kejutan hadir di persidangan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. Dituntut rehabilitasi, pasangan suami-istri itu akhirnya divonis 1 tahun penjara. Jaksa dalam pertimbangannya mengatakan Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, dan Zen Vivanto memakai sabu sejak April 2021.

Jaksa menyebut ketiganya menggunakan sabu bersama-sama di rumah Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani. Jaksa mengatakan Nia dan Ardi menggunakan sabu dari Zen Vivanto. Zen disebut jaksa membeli sabu dari seseorang rekannya pada 6 Juli 2021 dengan harga Rp 1,7 juta. Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie dinyatakan bersalah dalam kasus penyalahgunaan narkotika.

Hakim menjatuhkan vonis kepada Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie dengan hukuman 1 tahun penjara. Selain mereka berdua, sopir Nia, Zen Vivanto, dijatuhi hukuman yang sama, yakni penjara. Nia Ramadhani dkk dinyatakan melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Baca Juga: Daftar Nama Pengurus PBNU Periode 2022-2027

Narkoba yang dipakai Nia dkk adalah sabu dengan memakai alat isap atau bong. Menurut hakim, Nia sendiri yang merakit bong itu sebelum dipakai bersama-sama. Atas dasar itu, Nia Ramadhani dkk dinilai bukan sebagai korban narkoba yang mana harus menjalani rehabilitasi. Sebab, Nia dinilai memiliki niat dan sengaja menggunakan narkoba. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply