Mengenal Glioblastoma, Kanker Otak yang Diidap Agus Hercules

0
M CumaBerita.com, Jakarta. Tumor otak adalah massa atau pertumbuhan sel-sel abnormal di otak. Beberapa tumor otak bersifat non-kanker (jinak) dan beberapa bersifat kanker (ganas). Tumor ini bisa berawal di otak atau disebut tumor otak primer. Kanker juga bisa dimulai dari bagian tubuh lain, lalu menyebar ke otak, yang dikenal dengan tumor otak sekunder atau metastasis.

Seberapa cepat pertumbuhan tumor otak sangat bervariasi. Disebutkan, tingkat pertumbuhan serta lokasi tumor otak menentukan bagaimana pengaruh terhadap fungsi sistem saraf pengidapnya. Seperti yang dialami Agung Hercules, yakni glioblastoma atau glioblastoma multiforme (GBM), termasuk dalam jenis kanker otak atau tumor ganas stadium 4 yang berada di otak. Glioblastoma bisa sangat sulit untuk ditangani karena beberapa sel dapat merespons baik pada terapi-terapi tertentu, namun beberapa bisa tak berefek sama sekali. Karena itu, perencanaan pengobatan bagi glioblastoma mungkin akan mengombinasikan beberapa pendekatan. Lantas seperti apa gejala umum seseorang mengidap tumor otak?

Tanda dan gejala tumor otak sangat bervariasi dan tergantung pada ukuran, lokasi, dan laju pertumbuhan tumor otak. Berikut gejalanya:

1. Mengalami perubahan pola sakit kepala.
2. Sakit kepala bertahap menjadi lebih sering dan lebih parah.
3. Rasa mual atau muntah yang sulit dijelaskan.
4. Masalah penglihatan seperti pandangan kabur, penglihatan ganda, atau hilangnya penglihatan tepi.
5. Secara bertahap, hilangnya sensasi atau gerakan di lengan atau kaki.

6. Gangguan keseimbangan.
7. Kesulitan bicara.
8. Kebingungan dalam aktivitas sehari-hari.
9. Perubahan kepribadian atau perilaku.
10. Kejang, terutama seseorang yang tidak punya riwayat kejang.
11. Masalah pendengaran.

Glioblastoma atau glioblastoma multiforme (GBM) termasuk dalam jenis kanker otak yang cukup mematikan. Glioblastoma umum terjadi di kalangan orang dewasa dan umumnya sangat agresif, yang artinya dapat tumbuh dan menyebar dengan cepat. Tumor ganas ini biasanya tumbuh di salah satu sisi otak dan bisa menyebar melalui serat saraf penyambung (corpus callosum) ke sisi otak lainnya.

Baca Juga: Agung Hercules Meninggal Dunia Karena Kanker Otak

GBM sangat jarang menyebar di luar otak. Karena glioblastoma tumbuh dengan cepat, tekanan pada otak biasanya adalah gejala pertama, tergantung di mana tumornya, maka glioblastoma bisa menyebabkan:
– Sakit kepala yang konstan
– Kejang
– Muntah
– Masalah berpikir
– Perubahan suasana hati atau kepribadian
– Pandangan kabur atau ganda
– Kesulitan berbicara. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply