Ini Fakta Anak Kejang ‘Kecanduan Game’

0
I CumaBerita.com, Jakarta. Sebelumnya sebuah video viral menunjukkan seorang bocah kejang-kejang atau bergerak tidak terkontrol. Seseorang dalam video tersebut mengatakan itu karena kecanduan game Mobile Legend.

Pihak keluarga telah mengklarifikasi, bocah yang diketahui berinisial U tersebut adalah pengidap gangguan saraf Hemiballimus. Perekam dan penyebar video viral tersebut juga telah meminta maaf karena tidak menyangka dampaknya akan meluas. Namun demikian, dampak viralnya video ini telah dirasakan keluarga. Si pasien tertekan, dan keluarga merasa dirugikan karena informasi yang salah. “Saya takut adik saya semakin tertekan lagi dengan videonya yang beredar luas. Keluarga ingin membersihkan namanya agar tidak terkena bully atau semacamnya yang mungkin bisa sangat berpengaruh,” kata Desy, kakak sepupu U.

Saat ini, U dirawat di RS Jiwa Magelang, Jawa Tengah. Kondisi kejiwaannya sebenarnya normal. Ia dirawat oleh dokter spesialis saraf dan didampingi oleh psikiater. Bocah dalam video tersebut adalah seorang pengidap Hemiballimus. Menurut Desy, kakak sepupunya, penyakit tersebut membuat kaki dan tangan U bergerak sendiri tanpa bisa dikontrol.

“Kata dokter memang penyakit langka, tetapi bisa disembuhkan,” kata Desy. Awalnya, keluarga membawa U untuk berkonsultasi dengan dokter di Puskesmas dan meminta arahan untuk berobat. Keluarga merasa bingung menghadapi kondisi kondisi U yang seperti itu. “Ternyata saat datang ke Puskesmas itu, ada yang merekam keadaan adik saya.

Setelah itu disebarkan ke media sosial dengan mengklaim kalau ‘U’ sakit karena kecanduan game online. Padahal kami pun belum memeriksakannya ke dokter dan belum tau diagnosis sebenarnya,” ujar Desy. Saat ini, ‘U’ dirawat di spesialis saraf Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Magelang.

Desy menekankan, juga telah memeriksa kondisi kejiwaan ‘U’ yang normal dan terbukti bukan karena dampak dari kecanduan game tersebut. “Dia memang suka main game. Tapi setelah diperiksa, itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan kecanduan game. Kondisinya kejiwaannya pun normal semua.

Baca Juga: Ibu Kota Baru Resmi di Penajam Paser Utara

Bahkan untuk makan hingga sholat pun seperti biasa,” lanjut Desy. Desy menjelaskan bahwa beredarnya video viral sangan berpengaruh pada kejiwaan U. Salah satu alasan bocah ini dirawat oleh psikiater adalah karena ia tertekan oleh viralnya video yang tidak sesuai kondisi sebenarnya tersebut. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply