Tiga Vaksin Corona Telah Diuji ke Manusia, Menurut WHO

0
T CumaBerita.com, Jakarta. Virus corona saat ini sudah menjangkiti 1,8 juta penduduk dunia, dan menewaskan 115 ribu orang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan virus corona yang menyebabkan Covid-19 lebih mematikan ketimbang pandemi flu babi (H1N1) pada 2009 silam.

Covid-19 sangat cepat menyebar dan lebih mematikan 10 kali lebih mematikan dari pandemik flu 2009. Sedangkan flu babi menewaskan 18,500 orang. Namun, menurut lembaga kesehatan, jumlah korban flu babi antara 151.700 sampai 575.400 orang. Flu babi merebak pertama kali di Meksiko dan Amerika Serikat pada Maret 2009. Virus itu kemudian menyebar ke Afrika dan Asia Tenggara. WHO lantas menyatakan flu babi sebagai pandemi pada Juni 2009. Lantas pada Agustus 2010 pandemi itu dinyatakan berakhir. Kasus virus corona sangat cepat melonjak dan penurunannya lambat. Maka dari itu, diharapkan seluruh negara gencar melakukan deteksi dini, serta melakukan isolasi dan melacak orang-orang yang melakukan kontak dengan pasien untuk mencegah penyebaran virus. Vaksin virus corona bisa segera ditemukan dan diproduksi, untuk menghentikan penyebaran. Penelitian vaksin diperkirakan memakan waktu sekitar 12 sampai 18 bulan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan saat ini ada 70 vaksin virus corona yang sedang dalam pengembangan. Tiga di antaranya telah diuji coba ke manusia. Seperti dikutip dari South China Morning Post, satu vaksin diuji klinis oleh perusahaan CanSino Biologics Inc dan Beijing Institute of Biotechnology. Berdasarkan dokumen WHO, dua vaksin lainnya diujikan pada manusia oleh produsen obat Amerika Serikat Moderna Inc dan Inovio Pharmaceuticals Inc.

Vaksin tersebut dikembangkan dengan kecepatan luar biasa di mana saat ini dunia tengah berpacu dengan waktu untuk menaklukan virus corona. Beberapa perusahaan obat juga meyakini dapat menyelesaikan pembuatan vaksin secepat mungkin. Biasanya pengembangan vaksin membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 tahun.

Baca Juga: Daftar 60 Asuransi Bisa Cover Virus Corona

Vaksin merupakan cara paling efektif untuk menghentikan penyebaran Covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 119 ribu orang di seluruh dunia. Virus mematikan itu sulit dihilangkan jika hanya mengandalkan tindakan pengendalian seperti menjaga jarak maupun lockdown. Vaksin sangat diperlukan untuk menghentikan transmisi sepenuhnya. Hingga kini virus corona telah menginfeksi 1.923.858 orang di lebih dari 200 negara. Dari jumlah itu, 119.599 orang meninggal, dan 444.017 dinyatakan sembuh. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply