Apa itu Skizofrenia? Diduga Diidap Novi Amelia

0
A CumaBerita.com, Jakarta. Skizofrenia yang dialami Novi Amelia tak bisa dipandang enteng. Jika tak mendapatkan perawatan yang tepat, kondisi tersebut bisa memperparah kehidupan pengidapnya secara keseluruhan. Model Novi Amelia juga diduga memiliki sejumlah masalah mental, mulai dari depresi hingga skizofrenia.

Novi Amelia ditemukan tewas setelah melompat dari lantai 8 Apartemen Kalibata City, Jakarta, Rabu 16 Februari 2022. Novi Amelia pernah menjalani perawatan kejiwaan, salah satunya terkait suara-suara aneh yang sering didengar, yang menjadi salah satu gejala skizofrenia. Gangguan mental ini paling sering terjadi pada akhir masa remaja atau usia sekitar 20-an. Skizofrenia seperti yang dimiliki Novi Amelia ini juga bisa berdampak pada kematian dini. Kematian akibat skizofrenia paling sering disebabkan oleh penyakit kardiovaskular. Secara medis, skizofrenia adalah gangguan kejiwaan kronis dimana pasien mengalami distorsi realitas yang kerap muncul dalam bentuk delusi dan halusinasi. Pasien umumnya tak mampu membedakan mana yang nyata dan mana yang tidak nyata.

Gejala Skizofrenia
Skizofrenia seperti yang dialami Novi Amelia harus mendapatkan penanganan yang tepat. Skizofrenia dapat terjadi pada pria maupun wanita. Pada pria, umumnya gejala akan muncul lebih awal di masa akhir usia remaja atau awal usia 20-an. Sementara wanita cenderung menunjukkan gejala di akhir usia 20-an hingga awal 30-an.

Berikut gejala skizofrenia.

Gejala awal
Pada akhir usia remaja atau awal usia 20-an, beberapa tanda skizofrenia yang kerap muncul di antaranya sebagai berikut:
– mengisolasi diri dari teman dan keluarga
– sulit fokus dan konsentrasi
– memiliki masalah tidur
– mudah marah
– kinerja akademik memburuk
– kecemasan
– kerap curiga tanpa alasan jelas
– merasa berbeda dari orang lain

Gejala lanjutan
– Halusinasi, seperti pengalaman melihat, mendengar, atau mencium sesuatu yang tidak dialami orang lain
– Delusi, seperti mempercayai sesuatu yang sebenarnya tidak nyata
– Paranoia, rasa tidak percaya berlebih pada orang lain atau perasaan ada orang lain yang ingin melukainya

Tak hanya itu, skizofrenia juga akan mempengaruhi emosi dan perilaku seseorang, seperti berikut:
– tak banyak bicara
– respons emosional yang aneh terhadap sebuah situasi
– kurangnya emosi dan ekspresi
– kehilangan minat dan gairah
– sulit merasa senang
– sulit menyelesaikan aktivitas harian dengan normal

Baca Juga: Foto Cantiknya Sophia Latjuba Pakai Lingerie Korset di Usia 51 Tahun

Selain itu, skizofrenia juga bisa berpengaruh pada fungsi kognitif seseorang. Misalnya saja sebagai berikut:
– cara bicara yang tidak teratur, seperti mudah berganti topik obrolan atau berbicara menggunakan kata-kata yang mengada-ngada
– mudah lupa
– sulit fokus atau memperhatikan sesuatu
– kurang mampu memahami informasi dan membuat keputusan. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply