Miftahul Jannah Tolak Lepas Jilbab Didiskualifikasi Asian Para Games 2018

0
M CumaBerita.com, Jakarta. Penanggung jawab pertandingan judo Indonesia di Asian Para Games 2018, mengatakan ini adalah kali pertama Indonesia mengirimkan wakil di nomor cabang blind judo Asian Para Games. Untuk pertama kali juga aturan pelarangan atlet berkerudung digunakan di multicabang empat tahunan ini.

Miftahul Jannah terpaksa didiskualifikasi dari pertandingan yang seharusnya digelar pukul 10.00 WIB itu karena memegang teguh prinsip hidupnya untuk tidak melepas jilbab. Pejudo putri Indonesia Miftahul Jannah gagal tampil di Asian Para Games 2018 kelas -52 kg yang digelar di JIExpo, Kemayoran, Senin 8 Oktober 2018 karena menggunakan jilbab.

Larangan atlet berkerudung di nomor cabang olahraga blind judo terdapat di aturan IBSA (International Blind Sport Federation) dan International Judo Federation (IJF). Selain menjadi satu-satunya pejudo berkerudung dari Indonesia, Miftahul Jannah juga menjadi satu-satunya atlet judo wanita berkerudung yang tampil cabang olahraga judo di Asian Para Games 2018.

Pemberitahuan larangan penggunaan jilbab sudah dilakukan saat technical meeting pertandingan, Minggu 7 Oktober 2018. Offisial Indonesia sempat melakukan protes terhadap aturan tersebut. Indonesia diharapkan bisa mengumpulkan 16 medali emas di Asian Para Games 2018.

Baik Komite Paralimpiade Indonesia (NPC), ofisial, dan pihak CdM Indonesia disebut sudah mengarahkan Miftahul untuk melepas jilbab hanya pada saat bertanding. Keberadaan jilbab berpotensi dimanfaatkan lawan untuk mencekik leher dan berakibat fatal bagi atlet yang menggunakan jilbab tersebut.

Sementara itu Deputi I INAPGOC Bidang Games Operation mengatakan diskualifikasi yang dialami Miftahul sudah sesuai peraturan yang berlaku. Dalam poin keempat Pasal 4 IJF disebutkan, bahwa rambut panjang harus diikat sehingga tidak menimbulkan ketidaknyamanan pada rambut.

Baca Juga: Adu Mobil Mewah Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor

Selain itu rambut juga harus diikat dengan bahan yang terbuat dari karet atau bahan serupa yang tidak kaku dan tidak terbuat dari logam. Akhirnya Miftahul Jannah tetap menolak melepas jilbab saat bertanding di Asian Para Games 2018. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply