Kekalahan Real Madrid vs Levante 1-2, Terburuk di 116 Tahun

0
K CumaBerita.com, Jakarta. Real Madrid telah memecahkan rekor terburuk dalam 116 tahun tim ini. Hasil Liga Spanyol 2018 antara Real Madrid vs Levante berakhir dengan skor 1-2. Bermain di kandang sendiri Santiago Bernabeu pada Sabtu 20 Oktober 2018, tuan rumah tumbang oleh gol Jose Luis Morales dan penalti Roger Marti.

481 menit tanpa mencetak satu gol saja dirasakan benar oleh Real Madrid musim ini. Mereka punya penyerang maut pada sosok Karim Benzema dan Gareth Bale. Namun, kebijakan pelatih Julen Lopetegui untuk menyimpan kedua nama itu, sembari beralih pada Lucas Vazquez dan Mariano Diaz jadi blunder fatal. Real Madrid hanya mencetak dua gol dalam enam laga terakhir, dan dua gol itu berjarak yang disebutkan tadi, lebih dari delapan jam. Itu ditambah dengan penampilan lini belakang yang buruk.

Formasi mereka masih sama seperti musim lalu, 4-3-3, tetapi kerusakan di pertahanan tidak bisa ditutupi lagi. Levante mencetak dua gol kilat dalam waktu 13 menit. Semuanya karena Raphael Varane tidak cermat. Gol pertama tim tamu diciptakan oleh sayap kiri Levante, Jose Luis Morales memanfaatkan umpan terobosan Postigo.

Varane saat itu tidak sigap dalam menghadang pemain Spanyol ini. Tujuh menit kemudian, lengan Varane terkena bola di kotak penalti. Hukuman tendangan 12 pas diberikan wasit. Roger Marti yang mengeksekusi bola menembak ke sudut jauh. Refleks kiper Thibaut Courtois tidak cukup untuk menghindarkan gol kedua ke gawang Madrid.

Levante sejak saat itu bertahan. Dengan demikian, Real Madrid punya waktu selama 77 menit untuk mencetak gol balasan. Dengan waktu sebanyak itu, semua peluang mubazir. Padahal, setelah babak pertama kesulitan, Lopetegui mengubah formasi menjadi 3-3-4 dengan kehadiran Gareth Bale.

Baca Juga: BLACKPINK Akan Gelar Konser November 2018 di Indonesia

Lalu, Karim Benzema juga dihadirkan. Skor akhir 1-2 ini menunjukkan krisis tuan rumah berlanjut. Mereka mencatatkan lima laga beruntun tanpa kemenangan. Untuk tim yang baru saja juara Liga Champions tiga kali beruntun, itu jelas catatan yang bisa disebut aib. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply