Tragedi Klub Chapecoense Kecelakaan Pesawat Brasil Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional

0
T CumaBerita.com, Jakarta. Beberapa saat yang lalu dunia sepakbola tengah berduka menyusul kabar tragis mengenai kecelakaan pesawat yang menimpa klub asal Brazil, Chapecoense. Chapecoense bukanlah tim besar di Brasil. Baru berdiri di 1973, tim kota Chapeco ini belum punya sejarah besar di kancah persepakbolaan Brasil. Chapecoense cuma butuh empat tahun untuk memenangi trofi pertama, yakni gelar juara negara bagian.

Trofi itu pada prosesnya dimenangi lagi pada 1996, 2007, 2011, dan 2016. Tapi di level nasional, Chapecoense butuh perjuangan keras. Tapi bukan kiprah di liga yang membuat Chapecoense menyita perhatian, melainkan di kompetisi kontinental. Di musim 2015 lalu, mereka berhasil mencapai perempatfinal Copa Sudamericana sebelum kemudian disingkirkan raksasa Argentina, River Plate. Banyak ucapan belasungkawa hadir dari para pelaku sepakbola di seluruh dunia ketika mereka kehilangan rekan seprofesi dalam kecelakaan yang terjadi di Cerro Gordo, La Union.

Chapecoense sungguh sedang dalam antusiasme besar menatap peluang meraih prestasi tertingginya. Sampai kemudian kecelakaan pesawat mengakhiri mimpi tersebut. Chapecoense sejatinya hendak melakoni pertandingan final pertama di Copa Sudamericana 2016 dengan bertandang ke markas Atletico Nacional.

Baca Juga: Harga Spesifikasi Samsung Galaxy J7 Prime Tembus 4 Juta di Indonesia

Pemerintah Brasil menetapkan masa berkabung selama tiga hari menyusul insiden jatuhnya pesawat di Kolombia. Kecelakaan pesawat itu menewaskan 76 orang, termasuk para pemain klub Chapecoense yang akan bermain di laga final Copa Sudamericana melawan Atletico Nacional di Medelin, Kolombia. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply