Pahami Untung Rugi Kredit Mobil Atau Motor Dengan DP Nol Persen

0
P CumaBerita.com, Jakarta. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja mengeluarkan relaksasi DP nol persen untuk pembelian mobil maupun motor. Meski, ketentuan ini hanya bisa diberikan oleh para perusahaan pembiayaan (multifinance) yang memiliki rasio pembiayaan bermasalah 1 persen ke bawah.

Dengan ketentuan ini, artinya ada peluang bagi masyarakat untuk memiliki kendaraan tanpa harus membayar uang muka sepeser pun. Dengan begitu, pembelian kendaraan bisa langsung memasuki mekanisme pembayaran cicilan setiap bulan sesuai dengan masa atau tenor yang berlaku. Perencana Keuangan mengatakan DP nol persen memiliki dua sisi. Bagi masyarakat yang sangat membutuhkan kendaraan untuk membantu mobilitas, namun butuh waktu lama untuk memenuhi ketentuan uang muka, maka opsi ini bisa diambil. Apalagi kalau kendaraan itu digunakan untuk menunjang pekerjaan sebagai modal, ini bisa digunakan, misalnya menjadi supir online.

Namun memang yang perlu diingat, ketika melakukan pembelian tanpa uang muka, maka cicilan yang dibayarkan akan lebih besar. Apalagi jika jangka waktu pinjaman pendek. Sedangkan bila ingin membuat cicilan tidak begitu besar setiap bulannya, maka pembeli harus rela mengambil tenor yang agak panjang.

Namun, pembelian tanpa uang muka, cicilan rendah, dan tenor panjang justru sebenarnya membuat kian merugi. Sebab, ada kenaikan bunga pada setiap tahun cicilan. Selain itu, tren kendaraan biasanya bergerak cepat, sehingga ada nilai susut yang perlu diperhitungkan setiap tahunnya.

Untuk itu, jika ada uang berlebih, sebaiknya melakukan pembelian kendaraan dengan pungutan DP. Hal ini tak hanya demi meringankan cicilan selanjutnya, tetapi juga juga membuat pribadi lebih berkomitmen untuk mengukur kemampuan dalam membeli kendaraan dalam jangka panjang.

Pasalnya, ketika membeli kendaraan, pembeli sejatinya tidak hanya berhadapan dengan nilai yang harus dibayar atas mobil atau motor yang dibeli, namun biaya perawatan, asuransi, dan pajak kendaraan. Namun, ada cara-cara yang bisa dilakukan agar pembelian mobil atau motor tetap pas dikantong, meski tanpa DP.

Baca Juga: Hanya Karena Beda Pilihan Caleg, 2 Kuburan di Gorontalo Dipindahkan

Sementara secara keseluruhan, baik dengan uang muka atau tidak, setidaknya ada hal yang perlu diperhatikan ketika ingin melakukan pembelian kendaraan. Pertama, harus sesuai kemampuan keuangan. Kedua, kalau pun menggunakan cicilan maka besarannya sekitar 30 persen dari gaji bulanan. Ketiga, pertimbangkan pula harga jual ke depan agar tidak terlalu jauh. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply