Alasan Rossi Tinggalkan Honda Karena Bosan Juara MotoGP

0
A CumaBerita.com, Jakarta. Valentino Rossi disebut akan pensiun pada akhir musim balap MotoGP 2020 lantaran kecewa dengan performa Yamaha yang tak mampu tampil kompetitif. Mantan pebalap di kelas 500cc dan superbike yang kini menjadi pengamat dan komentator, Neil Hodgson, mengatakan Valentino Rossi frustrasi karena gagal bersaing dengan pebalap top.

Seperti Marc Marquez dan Andrea Dovizioso pada musim balap tahun ini. Valentino Rossi untuk sementara menempati peringkat kelima di klasemen pebalap dengan 72 poin, tertinggal 68 poin dari Marquez serta terpaut 31 poin dari Dovizioso. Selain itu, Valentino Rossi juga berada di bawah Alex Rins dan Danilo Petrucci. Sempat menempati peringkat kedua di MotoGP Argentina dan Amerika Serikat, Rossi kemudian tak mampu naik podium pada seri keempat dan kelima yang berlangsung di Spanyol dan Prancis. Bahkan dalam dua seri terakhir, yakni di MotoGP Italia dan MotoGP Catalunya, Valentino Rossi tidak mampu finis. Valentino Rossi sudah lama tidak berada di podium tertinggi. Sejak balapan MotoGP Belanda 2017, The Doctor tidak mampu menjadi juara seri.

Dalam 35 balapan setelah balapan di Assen, catatan terbaik Valentino Rossi adalah menempati peringkat kedua yang diraih hanya dalam empat kesempatan. Kegagalan Yamaha bersaing dengan Honda dan Ducati diprediksi Hodgson akan membuat Valentino Rossi menyudahi kiprah di ajang MotoGP pada akhir musim 2020.

Mantan manajer Valentino Rossi di tim Honda, Guido Giavazzi, mengungkapkan alasan pebalap Italia itu pergi dari Honda karena Valentino Rossi bosan juara MotoGP di tim itu. Giavazzi saat ini menjabat sebagai manajer pelayanan Honda Racing Team. Dia punya banyak pengalaman memanajeri para pebalap top di Honda mulai Mick Doohan, Casey Stoner, Nicky Hayden, Rossi, hingga Marc Marquez.

Kompatriot Valentino Rossi tersebut mengungkapkan merasa beruntung pernah dekat dengan para pebalap hebat dunia macam The Doctor dan Marquez. Valentino Rossi menjalani debut di MotoGP pada 2000 bersama Honda. Di musim pertamanya itu, Valentino Rossi belum meraih juara. Baru pada 2001, Valentino Rossi sukses menyabet gelar juara, berlanjut pada 2002 dan 2003.

Baca Juga: Benarkah Prabowo Jadi Wantimpres Jokowi

Giavazzi juga menilai Valentino Rossi masih memiliki kemampuan untuk bersaing dengan para pebalap lainnya meski sudah 40 tahun pada MotoGP 2019 ini. Valentino Rossi hingga kini belum meraih kemenangan di MotoGP 2019. The Doctor pun bertekad untuk meraih podium di MotoGP Belanda. Balapan MotoGP Belanda yang akan berlangsung Minggu 30 Juni 2019. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply