Tarif Baru Ojol Berlaku di RI Mulai September 2019

0
T CumaBerita.com, Jakarta. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menindak para ojek online (ojol) yang masih bandel mangkal di badan jalan. Pemprov akan melakukan razia untuk mengatasi hal tersebut. Dinas Perhubungan DKI Jakarta menamakan razia tersebut operasi lingkar badai.

Nantinya operasi tersebut dilakukan kepada ojol yang mangkal di kawasan halte TransJakarta, stasiun dan lokasi lainnya yang menimbulkan kemacetan karena ulah ojol itu. Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan akan menempatkan para anggotanya di beberapa lokasi. Tujuannya untuk menggertak para ojol agar tidak mangkal sembarangan. “Di situ ada anggota kami yang melingkar misalnya di Sudirman-Thamrin dan Merdeka Barat itu mereka ojol untuk tidak parkir di lokasi-lokasi tadi,”. Syafrin Liputo berharap melalui operasi tersebut, para ojol tidak mangkal sembarangan. Dishub disebut Syafrin akan bekerjasama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya. Kepolisian nantinya akan melakukan tindakan hukum sesuai dengan wewenangnya. Sebagai solusi, Dishub akan bekerja sama dengan pemilik aplikasi ojek online untuk penyediaan lahan parkir tempat mangkal atau buffer zone.

Syafrin Liputo merujuk pada kerja ojol yang menggunakan teknologi online. Tarif baru ojek online (online) perlahan tapi pasti mulai disesuaikan dengan aturan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 tahun 2019. Sayangnya, sampai saat ini belum semua wilayah di Indonesia menerapkan aturan ini.

Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Ahmad Yani menegaskan bahwa aturan itu memang diterapkan secara bertahap. Hal ini untuk memudahkan penyesuaian terkait dengan aspek pengawasan. Target semua kota, September harus bisa semua kota terealisasi. Tentu saja, semua kota yang dimaksud adalah kota/kabupaten yang telah mempunyai layanan ojol.

Sudah 123 kabupaten/kota yang menerapkan tarif baru. Jumlah itu sudah termasuk 88 kota yang baru menerapkan aturan mulai 9 Agustus 2019. Selebihnya, sisa daerah yang belum diterapkan akan menyusul pada September.

Baca Juga: Kisah Inspiratif, Driver Ojol Lulus Cum Laude dari Undip

Jumlahnya bervariatif. Go-Jek kini sudah memiliki layanan ojol di 221 kota sehingga tersisa 88 kota yang belum memberlakukan tarif baru. Sedangkan, Grab telah memiliki layanan ojol di 224 kota, dengan begitu sisa 101 kota yang belum memberlakukan tarif baru. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply