Setir Mobil Diganti Setang Motor, Berbahaya!

0
S CumaBerita.com, Jakarta. Sekarang sudah banyak setir racing yang tersedia di pasaran dan menawarkan beraneka ragam bentuk serta bahan. Namun, ada hal-hal penting yang harus diperhatikan sebelum mengganti setir bawaan dengan setir racing.

Merubah penampilan interior mobil dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya adalah mengganti setir standar bawaan pabrik dengan setir racing. Biasanya, pengendara melakukan ini agar tampilan interior lebih bernuansa balap. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah pilih ukuran setir racing yang tidak terlalu berbeda dengan setir bawaan. Biasanya, setir mobil bawaan pabrikan berukuran 14 sampai 15 inchi, sementara setir racing memiliki diameter sekitar 12,6 sampai 13,8 inchi. Ukuran setir tersebut akan berpengaruh pada radius putar setir. Semakin kecil ukurannya, semakin cepat radius putarnya. Maka dari itu, jika Anda tidak ingin radius putar setir berbeda jauh dengan sebelumnya, pilihlah ukuran setir yang tepat.

Bicara soal modifikasi memang tidak ada batasnya. Namun jika kendaraan tersebut masih digunakan aktivitas sehari-hari, modifikasi mobil hendaknya tetap memperhatikan asas-asas fungsionalitas. Dalam video berdurasi 58 detik itu memperlihatkan aksi pengendara mengemudikan mobil menggunakan setang motor. Mobil yang ia kendarai bermerek Chevrolet jenis double cabin.

Tak hanya mengganti sistem kemudi, mobil itu juga sudah mengalami sejumlah ubahan di dalam kabin. Seperti joknya hanya ada satu, yakni di bagian pengemudi saja, sehingga seorang kawannya duduk di lantai tanpa tempat duduk yang nyaman dan aman. Selain itu juga ada penambahan komponen roller bar, yang dilengkapi dengan tabung bertuliskan NOS (Nitrous Oxide Systems).

Baca Juga: Ini Alasan Memilih dan Memasang Dashcam Mobil

Kendati mereka berdua selamat sampai tujuan, aksi mengendarai mobil menggunakan setang motor jangan ditiru ya. Itu sangat berbahaya sekali, sebab setir mobil dan setang motor memiliki cara kerja berbeda. Itu sih sangat bahaya karena secara ergonomi sangat tidak sesuai. Soalnya kalau motor gerakan stir tidak sampai 360 derajat. Sementara kalau mobil lebih dari 1 putaran sehingga sangat tidak ergonomi dan berbahaya. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Penulis yang saat ini bekerja paruh waktu sebagai freelance copywriter. Berpengalaman dalam menulis, karena memang sudah hobi. Kelahiran Jakarta, yang memiliki favourite quote "Do what you love and Love what you do." Happy writing!

Leave A Reply